logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Kab Gorontalo

Jilbab Kuning-Plastik Sembako Jadi Soal

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 7 June 2022
in Kab Gorontalo
0
Jilbab Kuning-Plastik Sembako Jadi Soal

Rapat Badan Anggaran (Banggar) Deprov bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas pergeseran anggaran, kemarin (6/6). (Humas)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Pemprov Gorontalo kini tak boleh lagi sembarangan dalam memilih warna. Karena sekarang itu bisa menjadi hal sensitif bagi politisi di Deprov. Sesuatu yang dulunya tidak menjadi soal, sekarang bisa menjadi masalah.

Misalnya, jilbab warna kuning yang dipakai ASN perempuan Pemprov. Selama 10 tahun atau dua periode pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur Rusli Habibie-Idris Rahim, hal itu tidak pernah dipersoalkan. Tapi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kemarin (6/6), ini jadi persoalan. Anggota Banggar dari Fraksi Demokrat Nurani Bangsa (DNB), Erwin Ismail mempertanyakan pemilihan jilbab kuning oleh ASN perempuan Pemprov.

Hal ini ia kemukakan saat Banggar membahas pergeseran anggaran Dinas Pendidikan kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora).

“Kalau saya lihat ibu-ibu yang hadir disini semuanya pakai jilbab kuning. Ini kenapa harus warna kuning,” seloroh Ketua Fraksi DNB itu.

Related Post

Wabup Lobi Anggaran Dipusat, Perbaikan Infrastruktur Dukung Pelaksanaan PENAS Tani Nelayan 2026

Isra Mi’raj Momentum Refleksikan Diri

Kabgor Komitmen Siap Kontribusi Penyusunan Kebijakan Nasional

Lurah Bakal Jalani Assesment, Bupati : Pengembangan Kompotensi ASN

Pernyataan ini rupanya memicu reaksi. Personil Banggar lainnya juga ikut menyoroti. Rupanya, personil Banggar dari Fraksi Golkar Thomas Mopili tergelitik dengan sorotan koleganya. Seketika dia langsung merespon.

“Saya bisa pastikan penggunaan jilbab kuning ini bukan atas paksaan dari pak Gubernur sebelumnya (Rusli Habibie,red). Tapi murni keinginan dari para ASN. Saya tanya ibu-ibu yang hadir disini apakah ibu-ibu dipaksa (pakai jilbab kuning,red),” tanya Thomas. Dan pertanyaan itu langsung dijawab oleh para ASN perempuan di ruang rapat yang menggunakan jilbab kuning. “Tidak,” ujar mereka kompak.

Persoalan warna politik kembali mencuat saat Banggar membahas pergeseran anggaran Dinas Sosial.
Ini berawal saat sebagian besar anggota Banggar mengharapkan agar program pembagian sembako dari Dinas Sosial bisa melibatkan para anggota Deprov. “Apalagi pekan depan kami akan turun reses,” ujar salah satu anggota Banggar dari Fraksi Gerindra Sulyanto Pateda.

Merespon keinginan ini, Kepala Dinas Sosial, M. Nadjamudin, mengatakan, keinginan anggota Deprov untuk membagikan sembako kepada rakyat dimungkinkan. Tapi harus mengikuti mekanisme yang ada. Pertama, penerima sembako harus sesuai dengan daftar penerima dari Pemprov.

“Kedua, ini yang agak berat saya sampaikan. Jadi bahan sembako yang akan dibagikan harus menggunakan plastik yang sudah disiapkan. Plastiknya warna kuning dan ada gambar Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (Rusli Habibie-Idris Rahim,red),” ujar M.Nadjamudin.

Menurutnya, penggunaan plastik kuning berisi gambar wajah Rusli Habibie-Idris Rahim, sudah dikonsultasikan dengan Penjagub, Hamka Hendra Noer. Penjagub, sambung M. Nadjamudin telah menyetujuinya.

“Karena ini merupakan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya,” kata M. Nadjamudin.
Namun Wakil Ketua Deprov, Kris Wartabone, kurang sependapat dengan langkah itu. Menurutnya, penggunaan plastik yang masih memuat gambar wajah Rusli Habibie-Idris Rahim kurang elok. Meski pembagian sembako merupakan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya.

“Tidak boleh seperti itu. Karena ini bukan program individu tapi program pemerintah provinsi. Lebih baik dicantumkan saja logo Pemerintah Provinsi,” ujarnya.

Kris mengatakan, Pemprov harus bisa menghindari adanya kesan-kesan politis terhadap program yang dijalankan. Ini untuk memastikan netralitas ASN dalam politik.

“Apalagi sekarang sudah mendekati momentum Pemilu 2024. Kita tahu pak Rusli disiapkan (Golkar.red) sebagai calon DPR-RI. Jangan sampai program pembagian sembako ini ditafsirkan lain,” ujar Kris mengingatkan. (rmb)

Tags: ASNDNBTAPD

Related Posts

LOBI. Wakil Bupati Tony S Junus bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat mendatangi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Wabup Lobi Anggaran Dipusat, Perbaikan Infrastruktur Dukung Pelaksanaan PENAS Tani Nelayan 2026

Monday, 2 February 2026
WISUDA. Kabag Kesra saat mengalungkang selempang pada para wisudawan.

Isra Mi’raj Momentum Refleksikan Diri

Wednesday, 21 January 2026
HADIR. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat mengikuti Rakernas APKASI

Kabgor Komitmen Siap Kontribusi Penyusunan Kebijakan Nasional

Tuesday, 20 January 2026
APEL. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat menyampaikan assesment Lurah se Kecamatan Limboto, pada apel kerja perdana

Lurah Bakal Jalani Assesment, Bupati : Pengembangan Kompotensi ASN

Wednesday, 7 January 2026
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat menyerahkan SK simbolis bagi149 penyuluh pertanian yang beralih status kepegawaiannya.

149 Pegawai Beralih Status ke Kementrian, Jadi ‘Utusan’ Pusat untuk Petani Gorontalo

Tuesday, 30 December 2025
Akhir Pekan di Penghujung Tahun, Kawasan Menara Limboto Semakin Ramai

Akhir Pekan di Penghujung Tahun, Kawasan Menara Limboto Semakin Ramai

Monday, 29 December 2025
Next Post
Nelson : Kita Buka Peluang bagi Semua Pejabat

Nelson : Kita Buka Peluang bagi Semua Pejabat

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
HUT Pramuka ke 62, Ketua Kwarda Gorontalo Raih Penghargaan Karya Bakti dari Kwarnas

HUT Pramuka ke 62, Ketua Kwarda Gorontalo Raih Penghargaan Karya Bakti dari Kwarnas

Friday, 25 August 2023

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.