logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Dapat Undangan Pelantikan, Kades Terpilih Mootilango Malah Tak Dilantik

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 10 May 2021
in Headline
0
Dapat Undangan Pelantikan, Kades Terpilih Mootilango Malah Tak Dilantik

Kades terpilih Noldiyanto Hongi (tengah) saat diterima Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Syam T Ase (kiri) bersama Ketua Komisi II Ali Polapa (kanan) di kantor DPRD (6/5). (Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

LIMBOTO -GP- Pelantikan kepala desa (Kades) terpilih serentak di Kabupaten Gorontalo, Kamis (6/5), rupanya tak menjadi hari bahagia untuk semua calon kades yang menjadi pemenang Pilkades. Dari 89 Pilkades, hanya 86 orang kades terpilih yang dilantik oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. Sisanya, tiga orang belum dilantik. Ironisnya, satu dari tiga orang itu sudah mendapatkan undangan pelantikan dari panitia Pilkades dengan nomor 005/DPMD/204 perihal pelantikan. Tapi saat dilokasi pelantikan, yang bersangkutan tiba-tiba mendapatkan kabar; belum bisa dilantik.

Padahal yang bersangkutan sudah memakai baju pelantikan yaitu Pakaian Dinas Upacara (PDU). Yang bersangkutan juga datang bersama istri sekitar pukul 08.00 wita. Kejadian yang tidak mengenakkan hati ini, dialami Kades terpilih Mootilango, Kecamatan Tibawa, Noldiyanto Hongi. Informasi yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, Noldiyanto hadir karena mendapat undangan tertulis dari Panitia Pilkades. Saat tiba di lokasi pelantikan di aula Kasmat Lahay, Noldiyanto bersama istri melakukan Swab Tes.

Saat di dalam Aula, Noldiyanto juga sempat mengambil tempat duduk. Tapi saat gladi pelantikan, namanya tak dipanggil.
Kehadiran Noldiyanto di lokasi pelantikan diakui panitia Pilkades karena ada undangan resmi. “Ada undangan dia, itu nanti kan bupati yang memutuskan melantik atau tidak,” ujar Jubir Panitia Pilkades Rifon.Noldianto merupakan satu dari tiga Kades yang pelantikannya ditunda. Dua kades terpilih lainnya yaitu Kades Molahudu Kecamatan Tabongo, Eltjon S Abas, dan Kades Hutabohu Kecamatan Limboto Barat, Rustam Pomalingo.

Setelah mendapatkan kepastian tidak akan dilantik, Noldianto langsung meninggalkan lokasi pelantikan dan menuju kantor DPRD Kabupaten Gorontalo. Menemui Ketua DPRD, Syam T Ase. Untuk mendapatkan kepastian apakah Pilkades Mootilango masuk dalam daftar Pilkades yang direkomendasikan pelantikannya ditunda. “Jadi saya datang ke DPRD, tidak dalam rangka aspirasi, hanya untuk memastikan apakah mungkin Desa Motilango masuk daftar tunda pelantikan. Ternyata benar informasinya ada gugatan,” ujar Noldianto.

Tapi, Ketua DPRD Syam T. Ase, menyampaikan, sepengetahuannya, rekomendasi Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo hanya berisi permintaan penundaan pelantikan untuk dua Pilkades. Yaitu Pilkades Moahudu dan Hutabohu. “Sepengetahuan saya hanya dua itu yang direkomendasikan oleh DPRD ditunda pelantikannya,” tutur Syam. Politisi PPP ini menaruh curiga, penundaan pelantikan Kades Motilango tanpa sepengahuan Bupati Nelson Pomalingo. “Saya curiga hal ini dilakukan tanpa sepengetahuan Bupati Gorontalo. Kalau memang ada penundaan harusnya panitia pelantikan sampaikan sejak awal,” ujar Syam.

“Saya minta panitia pertanggungjawabkan hal ini. Karena bisa membuat citra pemerintah buruk. Jangan mempermainkan harga diri orang, kasian,” tegas Syam. Diwawancarai terpisah, staf ahli komisi Pilkades, Umar Karim, menyesalkan pelantikan tiga kepala desa ditunda, tanpa ada pengantar hasil keputusan pengadilan. “Komisi Pemilihan menyesalkan tindakan atau kebijakan Bupati Gorontalo dan DPRD yang sama-sama menunda pelantikan ini. Kami mengingatkan jika ada konsekuensi hukum, silahkan diterima,” kata Umar.

Dia mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2020 mengamanatkan putusan Komisi Pemilihan wajib dilaksanakan oleh semua pihak. Tidak terkecuali, bupati, panitia pemilihan, dan seluruh anggota DPRD. “Perda ini adalah produk antara Bupati Gorontalo dan DPRD. Lucunya kedua lembaga ini tidak konsisten dengan Perda. Menabrak aturan,” ungkap Umar.

Pada prinsipnya, kata Umar, Komisi Pemilihan tetap konsisten dengan ketentuan Perda. Sebaliknya, Komisi Pemilihan mengkhawatirkan tiga kepala desa yang tidak dilantik akan menjadi sebuah peristiwa hukum baru untuk orang mengajukan keberatan. “Jadi rekomendasi Komisi I DPRD saran penundaan pelantikan tidak bisa dianggap sebagai norma, rekomendasi DPRD bukan hukum. Apa dasar DPRD membuat rekomendasi seperti itu? Ibaratnya seperti meludah keatas lalu kena ke diri sendiri,” tutur Umar.

Ia mengungkapkan, keputusan terakhir yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan pun berisi agar 89 calon kepala desa yang telah terpilih harus segera dilantik. Karena Keputusan Komisi Pemilihan bersifat final dan mengikat. “Yang bisa menunda pelantikan pun hanya dengan perintah pengadilan. Sampai sekarang pun tidak ada perintah itu. Jadi tidak ada alasan. 89 kepala desa harus dilantik. Siapa saja yang mengambil kebijakan menunda pelantikan, maka harus bertanggungjawab terhadap konsekuensi hukum. Komisi Pemilihan tidak lagi bertanggungjawab,” tandas mantan anggota legislatif periode 2009-2014 ini. (nat/wie)

Tags: kabupaten gorontaloKades MootilangoKepala Desa se KabgorNelson PomalingoPelantikan kades

Related Posts

Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
DISTRIBUSI ENERGI: Pimpinan Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengecek langsung dan memastikan kelancaran distribusi BBM di Gorontalo (foto: dok-pertamina patra niaga sulawesi)

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026
UNTUK GORONTALO - Pertemuan para politisi Gorontalo yang digagas Wali Kota Adhan Dambea berlangsung penuh kekeluargaan dan harmonis, Kamis (5/3) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo. (foto: istimewa)

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Friday, 6 March 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Rektor UNG Eduart Wolok membunyikan alat musik tradisional Polo Palo tanda diluncurnya program studi pendidikan dokter spesial spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran UNG di Ballroom UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (3/3). (Foto : Bahrian/Pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Thursday, 5 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026
Next Post
Not for Profit

Not for Profit

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.