logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Sekolah Baru

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 26 February 2021
in Disway
0
Sekolah Baru
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Perjudian Besar

Kanan Dalam

Neo Pop

Lewat Pasrah

Oleh:
Dahlan Iskan

INGGRIS lagi yang pertama: berani menetapkan tanggal 8 Maret nanti sekolah dibuka lagi.

Alasannya? “Tidak ada pendidikan yang lebih baik kecuali tatap muka di sekolah,” ujar Perdana Menteri Boris Johnson kemarin, seperti ditulis banyak media di London.

Tapi pelaksanaannya diserahkan ke sekolah. Terutama dikaitkan dengan kesiapan logistik alat testing. Pemerintah memang akan mendistribusikan alat test Covid-19 ke semua sekolah.

Untuk sekolah lanjutan dan universitas memang ada ketentuan ini: harus tes Covid 4 kali seminggu. Itu untuk dua minggu pertama saja. Setelah itu dua kali seminggu.

Sedang untuk SD tidak perlu tes.

Apakah mereka harus pakai masker? Di luar sekolah ya. Tapi di dalam sekolah tidak diharuskan. Diganti tes Covid tadi.

Aturan di sekolah tanpa masker itu berlaku selama musim panas saja dulu. Ketika memasuki musim dingin nanti akan dikeluarkan aturan baru lagi. Memasuki musim dingin depan kelihatannya harus pakai masker lagi.

Untuk musim panas ini pun Inggris sudah menetapkan pedoman: kebiasaan libur dua bulan di musim panas akan diubah. Khusus tahun ini. Liburan itu harus dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan. Terutama bagi pelajaran yang memerlukan banyak praktik lewat tatap muka. “Meski pun ada Covid standar mutu pendidikan di Inggris harus tetap memenuhi syarat untuk kebutuhan abad 21,” ujarnya.

Sebelum musim panas pun jam sekolah akan dibuat lebih panjang. Tidak hanya untuk menambah pelajaran. Melainkan untuk menambah waktu kebersamaan antar siswa. Agar bisa lebih lama.

Penambahan jam itu bisa saja untuk membuat kegiatan di panggung, pembacaan puisi, atau pertandingan-pertandingan olahraga antar kelas. Bisa juga untuk kegiatan musik. “Itu sangat penting bagi siswa. Dan itu yang hilang selama lock down Covid-19,” tambahnya.

Pemikiran jam sekolah lebih panjang itu juga untuk menolong orang tua. Yang selama lock down ini praktis merangkap jadi guru. Dengan jam sekolah lebih panjang orang tua murid bisa mengejar ketertinggalan di pekerjaan mereka.

Inggris adalah yang pertama punya program sejenis ini: mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan akibat Covid sekaligus merehabilitasi kehilangan masa sosialisasi antar siswa.

Semua guru menjadi akan sibuk. Termasuk guru yang menangani kegiatan ekstrakurikuler siswa.

Di bidang vaksinasi Inggris yang pertama di dunia. Termasuk bagaimana pertama sebuah vaksin disetujui untuk digunakan. Vaksinasi pertama terjadi di Inggris. Untuk wanita berumur 93 tahun itu.

Inggris juga yang pertama memulai diperbanyak dulu vaksinasi suntikan pertama. Vaksin yang mestinya untuk suntikan kedua dipakai dulu untuk memperbanyak suntikan pertama. Suntikan kedua dilakukan tiga bulan kemudian saja.

Sampai pekan lalu sudah 17 juta orang Inggris yang menjalani vaksinasi.

Akan ada lagi yang pertama di Inggris: Oxford/AstraZeneca sedang mengerjakan vaksin baru. Mereka mengatakan sangat mungkin akan menjadi kenyataan: yakni vaksinasi lewat semprot hidung. Toh itu sudah terbukti untuk wabah lain: vaksinasi antiflu. Bahkan untuk selanjutnya sedang diteliti vaksin lewat pil yang ditelan.

Inggris juga yang pertama bersikap: agar kegiatan sepak bola tetap bisa jalan. Liga Inggris sangat lancar –meski awalnya tanpa penonton dan kemudian dengan penonton terbatas.

Di Indonesia Liga Basket Pelajar, DBL, mulai berputar. Sejak akhir pekan lalu. Sebatas di provinsi NTB. Sampai kemarin sangat lancar. Hari ini baru berakhir.

Itu sekaligus sebagai uji coba apakah prosedur yang ketat bisa dipergunakan untuk memutar kegiatan olahraga.

Itu karena DBL dianggap memiliki organisasi dan sistem manajemen yang bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan Covid-19.

Di seluruh dunia tren harapan baru memang sedang menyala. Di Amerika sendiri penderita baru Covid sudah turun drastis. Dari tiap hari di atas 150.000 menjadi di sekitar 50.000 –seminggu terakhir ini.

Target presiden baru Amerika, Joe Biden juga tercapai: sehari melakukan vaksinasi 1 juta orang. Bahkan terlewati.

Kini roda dunia kelihatannya berputar ke atas: dari new normal ke new hope. (*)

Tags: beritagorontaloberitaupdateDahlan IskanDiswaygorontalogorontalohariinigorontalopostkorangorontalopostSekolah Baru

Related Posts

Ilustrasi pertaruhan masa depan ekonomi Indonesia di antara berbagai sistem ekonomi.--

Perjudian Besar

Wednesday, 10 June 2026
Saya pikir itu rumor lama yang di-posting ulang di medsos: Chatib Basri akan jadi menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ternyata beda. Di rumor lama hanya berhenti sampai Chatib Basri jadi menkeu. Yang beredar sekarang ini ada lanjutannya: Purbaya dapat tugas baru sebagai gubernur Bank Indonesia. Tentu saya tahu Chatib Basri: Ia pernah jadi menteri keuangan di akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saya juga mengikuti banyak karya tulisnya. Ia ekonom tulen. Ia hampir sama dengan Sri Mulyani tapi ada bedanya. Mereka sama-sama ekonom Universitas Indonesia tapi punya jalan berbeda setelah itu. Sri Mulyani produk Amerika. Chatib Basri ekonom lulusan Australia (the Australian National University, sebuah kampus riset di Canberra). Tulisan yang paling menyentak dari Chatib Basri diterbitkan di Kompas di akhir masa jabatan Presiden Jokowi. Sebenarnya cara Chatib menulis sudah sangat hati-hati tapi kejujuran yang muncul dari tulisan itu sangat menyentak: selama 10 tahun terakhir jumlah kelas menengah Indonesia mengalami penurunan sebanyak delapan juta orang. Itulah kali pertama ada ekonom yang melihat bahwa gemerlap ekonomi selama pemerintahan Jokowi ternyata menyimpan kenyataan pahit seperti itu. Pertumbuhan lima persen per tahun ternyata tidak membuat pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai angka USD5.000. Merosotnya jumlah kelas menengah itu sekaligus mengungkapkan sisi gelap pertumbuhan: siapa yang tumbuh. Kalau benar Chatib Basri akan menjadi menteri keuangan, sebenarnya seirama saja dengan misi Presiden Prabowo yang tampak sekarang. Sebenarnya banyak juga yang bimbang: biar pun pertumbuhan pendapatan per kapita kita amat-amat lambat, ekonomi Indonesia masih tergolong baik. Setidaknya lumayan. Lalu mengapa Presiden Prabowo berani mengubah yang sudah lumayan itu sampai membuat ekonomi terguncang begini berat –khususnya di kurs rupiah dan bursa saham? Salah satu jawabannya adalah tulisan Chatib Basri itu tadi: jumlah kelas menengah tidak boleh turun. Justru harus naik. Pendapatan per kapita tidak boleh berhenti di USD5.000. Itu bisa membuat Indonesia terjebak seperti diuraikan dalam teori "jebakan kelas menengah". Hanya saja sudah sangat jelas bahwa Chatib Basri adalah ekonom pro-pasar bebas. Ia belajar mendalam teori ekonomi seperti Keynesian, Monetarist, maupun Austrian School. Tapi ia bukan 100 persen pengikut aliran itu. Chatib masih percaya bahwa negara harus ikut campur dan mengarahkan. Maka kalau pun Chatib Basri itu tergolong aliran kanan, ia seorang pemain kanan dalam –bukan kanan luar murni seperti David Beckham atau Luis Vigo. Chatib itu seperti Johan Cruyff di tim juara dunia Belanda entah tahun berapa itu. Masalahnya: apakah Chatib Basri mau seandainya ditawari jabatan itu. Sebagai ekonom kanan, Chatib pastilah penganut disiplin fiskal yang ketat. Harus disiplin anggaran. Apakah Chatib bisa berada di bawah Presiden Prabowo yang begitu banyak punya keinginan dan semua keinginannya itu memakan biaya sangat besar. Sebelum ia mau menerima jabatan, apakah orang kampus murni seperti Chatib berani minta waktu bertemu Presiden Prabowo. Bukan sekadar bertemu tapi berdiskusi. Sebenarnya saya ingin orang seperti Chatib tampil di pemerintahan. Terutama kalau Purbaya punya hambatan fisik –yang diberitakan kian kurus badannya. Chatib sudah punya pengalaman menjabat menteri keuangan. Ia tidak bisa lagi disebut orang kampus murni. Ilmunya pernah diterapkan di kebijakan. Ia ikut mengatasi krisis keuangan yang berat di tahun 2008-2009. Juga saat Amerika melakukan pengetatan moneter. Tapi memang harus terjadi diskusi dulu dengan Presiden Prabowo: apa saja yang akan ia lakukan, dan apakah itu bisa diterima oleh Presiden. Rasanya Presiden akan bisa menerima pemikiran baru karena beliau seorang intelektual --salah satu ciri intelektual adalah menjunjung tinggi kebenaran sejak dari berpikirnya. Apalagi kenyataan ekonomi yang dihadapi Presiden Prabowo sekarang sudah lebih buruk dari saat beliau menerima jabatan itu. Tentu dalam diskusi itu tidak harus ada yang kalah dan yang menang. Chatib Basri juga harus mendengar dasar-dasar pemikiran ekonomi presiden. Keduanya punya asumsi yang sama: sama-sama ingin ada perubahan agar Indonesia terhindar dari jebakan kelas menengah. Siapa tahu muncul ''kemenangan baru'': keinginan Presiden Prabowo tetap bisa terealisasikan tanpa harus terjadi keguncangan. Guncangan sudah telanjur terjadi. Tapi masih bisa diselamatkan. Saya termasuk yang ingin perubahan itu terjadi tapi juga tidak ingin terjadi guncangan yang berat. Dalam istilah saya di depan ribuan pengusaha di Batu, Malang, beberapa bulan lalu: Silakan pengusaha besar tidak perlu lagi dibantu tapi jangan diganggu. Saya berharap Chatib Basri mau menerima tawaran itu. Secara pribadi mungkin ia rugi. Terutama keluarganya. Apalagi risiko jadi pejabat publik di zaman ini amat berat. Clean saja tidak cukup. Harus clean and clear. Jabatan ini bisa membuat badan kurus, tidur sangat kurang, apalagi perhatian kepada keluarga. Tapi keluarga besar Indonesia menunggunya. Hanya jiwa pengabdian yang tinggi yang membuatnya mau –seperti seseorang dulu yang mati-matian tidak mau jadi dirut PLN sampai ada yang bilang: kelistrikan negara harus diselamatkan. Sekarang bukan hanya kelistrikan yang perlu diselamatkan. Tapi ekonomi seluruh negara.(

Kanan Dalam

Tuesday, 9 June 2026
--

Neo Pop

Monday, 8 June 2026
Lewat Pasrah

Lewat Pasrah

Saturday, 6 June 2026
--

Agus Deyang

Thursday, 4 June 2026
Bambang, tengah, usai makan malam.--

Jago Cimory

Thursday, 4 June 2026
Next Post
Ini Harapan Fadel untuk Bupati/Wabup yang Baru Dilantik

Ini Harapan Fadel untuk Bupati/Wabup yang Baru Dilantik

Discussion about this post

Rekomendasi

PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

Wednesday, 10 June 2026
Ilustrasi--

Harga Pertamax Naik

Wednesday, 10 June 2026
BERGENGSI- Siswa memaparkan hasil inovasinya pada AHM Best Student 2025. Kegiatan ini kembali dibuka dan memberi kesempatan kepada semua siswa di Gorontalo. (foto: dok-ahm)

Pendaftaran AHM Best Student Dibuka, Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi untuk Negeri

Wednesday, 10 June 2026
Ilustrasi pertaruhan masa depan ekonomi Indonesia di antara berbagai sistem ekonomi.--

Perjudian Besar

Wednesday, 10 June 2026

Pos Populer

  • PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

    PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Harga Pertamax Naik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Resahkan Warga, Pasutri Berantem Diamankan Polisi

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.