logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

23 Ribu Ekor Maleo di Hutan TNBNW

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 23 November 2020
in Headline
0
23 Ribu Ekor Maleo di Hutan TNBNW
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Pengunjung antusias melihat karya visual hewan edemik Maelo, yang diabadikan fotografer profesional saat dipamerkan pada Festival Maleo, Lombongo, Bone Bolango, Sabtu (22/11) (foto : Natha/Gorontalo Post)

SUWAWA -GP- Burung endemik sulawesi, Maleo Senkawor ( Macrocephalon maleo) menjadi burung yang paling dilindungi di dunia. International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan maleo sebagai habitat dengan status endangerated atau terancam. Pemerintah Indonesia juga memberikan perlindungan untuk maleo agar tidak diburu, sesuai degan peraturan pemerintah nomor 7/199 dan UU nomor 5 tahun 1990.

Sebagai burung endemik, maleo hanya bisa ditemui di Sulawesi. Di Gorontalo, burung yang memiliki telur degan ukuran jumbo ini, tumbuh liar di kawasan taman nasional bogani nani wartabone (TNBNW), TNBNW membentang di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Bone Bolango. Catatan populasi 2016, maleo terdapat 8000-14000 pasangan berbiak.

Sebagai bentuk apresiasi atas pelestarian burung maleo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, mencanangkan hari maleo sedunia (World Maleo Day) tanggal 21 November 2020, tanggal ini sekaligus memperingati pelepasliaran satwa anak burung maleo di TNBNW tanggal 21 November 2001 yang silam.

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Penetapan Hari Maleo Sedunia ini, juga ditandai dengan pelepasan anak burung maleo ke habitatnya di kawasan objek wisata Lombongo, oleh Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) KLHK RI, Indra Exploitasia, bersama sejumlah pejabat daerah, termasuk pihak balai taman nasional bogani nani wartabone.

Menurut Indra Exploitasia, keberadaan maleo yang dilindungi, semua harus berperan ikut menjaga habitat maleo. Ia berharap tidak adalagi perburuan burung khas Sulawesi ini. Secara khusus ia mengapresiasi gelaran word maleo day dan festival maleo, yang digelar pemerintah daerah bekerja sama balai taman nasional.

Kedepan kata dia, satwa-satwa endemik lainnya di seluruh pulau Sulawesi, juga dikembangkan seperti maleo. Misalnya, babi rusa, anoa, dan yaki yang tidak pernah ada di luar pulau Sulawesi. “Kita sangat berbangga, Indonesia memiliki burung maleo yang hanya ada di Sulawesi. Hal ini sekaligus menjadi sebuah amanah untuk kita agar terus menjaga mereka dan habitatnya untuk generasi mendatang,”ungkap Indra Exploitasia.

Indra juga berharap peran serta para pihak bisa melestarikan satwa-satwa iconik ini. Kemudian bagaimana kedepan menduniakan Gorontalo sebagai daerah yang dijadikan tempat satwa endemik yang karismatik ini hidup dan berkembang.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Ishak Ntoma, mengatakan, setelah pelepasan anak maleo kurang lebih 20 tahun silam, saat ini sudah ada 23.030 ribu ekor anak maleo yang kembali ke habitatnya. Pemkab Bone Bolango, kata Ishak telah merintis pengembangan geopark untuk ekowisata minat khusus.

Geopark itu mengusung brand Burung Maleo dalam empat tahun terakhir, Desa Hungayono, Bone Bolango, menjadi destinasi wisata dunia. Para wisatawan mancanegara berdatangan untuk  melihat keindahan alam. Mulai dari lokasi air terjun hingga tempat penangkaran burung maleo. Hal ini menjadi potensi kerja sama pemerintah daerah dan KLH dengan menyusun konsep ekowisata minat khusus dengan poin utama sustainabel distric yang akan menjadi daya tarik dari para wisatawan mancanegara. “Hubungan antara kawasan yang dengan kawasan yang lain tentang ekowisata ini Bone Bolango sangat memungkinkan. Rute perjalanannya dari pemandian Lombongo, Hungayono, Tulabolo sampai ke Pinogu,” tutur Ishak Ntoma. (roy)

Tags: festival maleogorontalomaleosulawesiworld maleo day

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
Protokol Kesehatan : Aparat Sisir Tempat Hiburan

Protokol Kesehatan : Aparat Sisir Tempat Hiburan

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.