gorontalopost.co.id — Kursi Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie segera memasuki babak pergantian. Setelah proses pemberhentian Fitriyanto Rajak dari jabatan direktur rampung, posisi tersebut akan diisi melalui mekanisme Pelaksana Tugas (Plt).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, mengatakan proses pemberhentian Fitriyanto dari jabatan direktur saat ini masih menunggu pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Orang yang mau di-non job itu harus ada pertimbangan teknis (Pertek) BKN. Sekarang proses itu kami ajukan. Begitu keluar Perteknya, Pak Gubernur akan segera menerbitkan SK pemberhentian dari jabatan,” kata Budiyanto.
Dengan demikian, status Fitriyanto sebagai direktur masih berjalan secara administratif sampai SK pemberhentian diterbitkan. Sebelumnya, Fitriyanto sempat dibebastugaskan selama proses pemeriksaan. Setelah pemeriksaan selesai dan sanksi disiplin dijatuhkan, ia kembali menjalankan tugas sebagai direktur.
Budiyanto menjelaskan, setelah pejabat definitif diberhentikan, jabatan direktur akan menjadi kosong. Kondisi tersebut berbeda dengan saat pejabat hanya berhalangan sementara, yang dapat diisi melalui PLH. “Kalau sudah berhenti dari jabatan, jabatan itu kosong. Jadi nanti harus diisi PLT,” jelasnya.
Penunjukan PLT nantinya menjadi kewenangan Gubernur Gorontalo. Pejabat yang ditunjuk akan berasal dari pejabat yang memenuhi ketentuan untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas direktur. Hingga kini, belum ada nama yang secara resmi diumumkan sebagai calon PLT Direktur RSUD Ainun Habibie.
Sebelumnya, dr. Jeane Istanti Dalie, M.K.M. ditunjuk sebagai PLH Direktur pada 17 September 2026 untuk memastikan pelayanan dan manajemen rumah sakit tetap berjalan selama proses pemeriksaan Fitriyanto. Budiyanto juga menyebut Fitriyanto telah menyampaikan keinginannya untuk mengundurkan diri dari jabatan direktur karena merasa kondisi lingkungan kerja sudah tidak kondusif. Namun, proses pemberhentian tetap harus mengikuti mekanisme administrasi kepegawaian. (roy)














Discussion about this post