Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Gorontalo mulai membidik kawasan di sepanjang Gorontalo Outer Ring Road (GORR) sebagai pusat pertumbuhan baru. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan kawasan tersebut untuk menampung perkantoran strategis, permukiman, hingga aktivitas industri dan perdagangan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, pengembangan kawasan baru itu dipandang perlu karena ruang di kawasan perkotaan Gorontalo semakin terbatas.
“Kalau bapak dari bandara sebelah kiri, itu kita akan rencanakan menjadi kawasan baru, agar tekanan ke ibu kota provinsi berkurang, karena ruangnya kini makin sempit,” kata Gusnar saat membuka Musda VII DPD Realestat Indonesia (REI) Gorontalo di Kota Gorontalo, Selasa (15/9).
Rencana tersebut membuat GORR berpotensi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai jalur penghubung dan pengurai lalu lintas. Koridor ini mulai diarahkan menjadi kawasan dengan fungsi perkotaan baru.
Gusnar menyebut sejumlah fasilitas strategis diproyeksikan berada di kawasan tersebut. Salah satunya markas Komando Daerah Militer (Kodam) Gorontalo yang disebut akan menjadi perkantoran pertama yang dibangun.
Di sisi lain, kawasan industri dan perdagangan juga disiapkan. Pemerintah bahkan memproyeksikan area tertentu sebagai kawasan penumpukan peti kemas.
Jika seluruh rencana itu berjalan, kawasan GORR akan memiliki fungsi yang jauh lebih besar dibanding sekadar jalan lingkar. Ia berpotensi menjadi simpul baru perkantoran, hunian, industri dan perdagangan di Gorontalo.
Namun, pemerintah masih perlu menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam perencanaan kawasan yang lebih konkret, termasuk tata ruang, infrastruktur pendukung, konektivitas, serta pembagian fungsi kawasan. Dalam konteks itulah sektor properti ikut menjadi penting.
Gusnar meminta REI mulai membaca arah pengembangan wilayah tersebut dan terlibat dalam perencanaan pembangunan kawasan. “Setelah ini ayo kita rancang langkah konkret agar bagaimana REI ini benar-benar eksis di lapangan dan pemerintah juga mendapatkan manfaat daripada REI ini,” ujar Gusnar. (tro)












Discussion about this post