gorontalopost.co.id– Gorontalo Half Marathon (GHM) kembali digelar tahun ini. Ajang lari yang digagas Pemerintah Provinsi Gorontalo bahkan dikemas lebih meriah dari tahun sebelumnya, pun bonus bagi juara bertambah, totalnya mencapai Rp 250 juta. Yang menarik, dalam helatan tahun ini, penyelenggara tidak lagi menyiapkan Medali Finisher yang bertuliskan nama pejabat, seperti tahun sebelumnya. “Untuk medali, (desainya) tidak akan sama seperti tahun lalu. 2026 akan berbeda, dan tidak ada nama (pejabat) lagi,”ujar Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekraf-Pora) Provinsi Gorontalo, Sulatan Kalupe saat jumpa media dalam rangka persiapan GHM, di kantornya, Selasa (1/9).
Tahun lalu, Medali Finisher ramai dikritik, karena terdapat nama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Saking ramainya kritik, jabatan Kepala Dinas Olahraga kala itu dicopot, karena dinilai bertanggungjawab atas desain medali yang menempatkan nama pejabat disetiap kepingan medali. Selain desain Medali Finisher yang berubah, desain jersey runners juga disebut akan dibuat lebih elegan, goodview, kekinian, dan netral.
Sultan Kalupe menyebut, GHM 2026 menargetkan jumlah peserta hingga 7500 orang, terbagi dalam tiga kategori race, yakni race 5 K, 10 K, dan 21 K. Rincinya, 5K target peserta hingga 4500 orang, 10 K 1800 orang, dan 21 K hingga 1200 peserta. “Ada diskon pendaftaran, bagi pendaftar kolektif. Kolektif minimal lima orang,”ujarnya.
Pendaftaran, kata dia sudah dimulai sejak Selasa (1/9) kemarin, dengan cara mengakses melalui kanal resmi Gorontalo Half Marathon. GHM 2026 terbuka untuk umum, termasuk penyelenggara menargetkan runners dari luar daerah bisa berpartisipasi. “Kita sudah merencanakan guest starnya, ada beberapa nama yang sudah kita pertimbangkan, misalnya Ariel Noah, ada juga Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil. Kami juga masih membuka peluang kerja sama sponsor, misalnya dengan Pocari Sweet, bisanya dengan Pocari ada artisnya yang bisa didatangkan,”jelas Sultan.
Sementara itu, terkait rute, Sultan menyebut bisanya bersama Bank Mandiri sebagai sponsor telah melakukan survey, hasilnya rute untuk 21 K menggunakan rute yang pernah digunakan pada GHM tahun 2024 yakni hingga ke Bone Bolango, dan rute untuk 5 K dan 10 K menggunakan rute yang pernah digunakan pada tahun 2024. “Jadi ada kombinasi rute yang pernah digunakan pada tahun 2024 dan 2025. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa berubah seiring dengan waktu,”terangnya. Lebih lanjut kata Sultan, pelaksanaan GHM 2026 juga memberikan perhatian utama pada sektor kesehatan.
Menurutnya, belajar dari beberapa half marathon yang digelar, terjadi insiden tragis yang melibatkan peserta. “Jadi kami akan mewajibkan setiap peserta untuk menjalani tes kesehatan gratis yang disediakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Peserta yang memiliki kondisi kesehatan tertentu akan diberikan penanda khusus untuk memastikan keselamatan mereka selama lomba,”tandasnya. GHM 2026 rencananya akan berlangsung Ahad 6 Desember 2026. Dimana, secara resmi akan diluncurkan pada 12 September 2026 nanti bertepatan dengan iven Gorontalo Karnaval Karawo di GPCC Kota Gorontalo. (tro)













Discussion about this post