Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo menghadirkan inovasi baru di sektor pendidikan melalui peluncuran Kartu AIR Belajar, sebuah kartu pelajar digital yang memungkinkan orang tua memantau kehadiran anak di sekolah secara real time.
Program tersebut diperkenalkan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat meresmikan gedung baru SMP Al-Azhar 43 di Kecamatan Sipatana, Senin (13/7/2026). Peluncuran ini juga bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026–2027.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta ratusan peserta didik baru yang mengikuti hari pertama MPLS. Adhan menjelaskan, AIR merupakan akronim dari Adaptif, Inovatif, dan Responsif, yang menjadi semangat Pemerintah Kota Gorontalo dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Melalui sistem yang terintegrasi, setiap siswa akan menggunakan Kartu AIR Belajar sebagai identitas sekaligus alat absensi. Saat kartu dipindai ketika memasuki lingkungan sekolah, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi ke telepon genggam orang tua sebagai bukti kehadiran anak.
“Dengan teknologi ini, orang tua dapat mengetahui secara langsung apakah anaknya sudah berada di sekolah atau belum,” kata Adhan. Tak hanya mendukung pengawasan kehadiran siswa, kartu tersebut juga memiliki fungsi edukatif di bidang keuangan. Pemerintah Kota Gorontalo menggandeng Bank BTN untuk mengintegrasikan layanan tabungan pelajar ke dalam program tersebut.
Melalui fasilitas itu, siswa didorong untuk mulai mengenal pengelolaan keuangan sejak dini, termasuk membangun kebiasaan menabung secara rutin. “Anak-anak perlu dibiasakan merencanakan masa depan, menghargai nilai uang, dan memiliki karakter hidup hemat sejak dini,” ujar Adhan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Gorontalo juga meluncurkan kebijakan baru dalam pelaksanaan MPLS dengan melibatkan orang tua siswa di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan karakter peserta didik.
Adhan menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan tidak hanya ditujukan kepada sekolah negeri, tetapi juga lembaga pendidikan swasta. Menurutnya, seluruh sekolah memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Di akhir sambutannya, Adhan mengajak para siswa baru untuk memanfaatkan masa sekolah sebagai ruang belajar dan pembentukan karakter. Ia mendorong peserta didik untuk rajin membaca, disiplin, gemar menabung, mencintai budaya daerah, serta terus berprestasi demi mengharumkan nama Kota Gorontalo di masa depan.(rwf)












Discussion about this post