Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Kurang lebih 34 orang personel Polres Pohuwato, diuji beladirinya. Hal ini tidak lain untuk memastikan kesiapan fisik dan kompetensi personel yang akan naik pangkat. Oleh karena itu, Biro SDM Polda Gorontalo melaksanakan Ujian Beladiri Polri periode Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) 1 Juli 2026.
Pantauan Gorontalo Post, para peserta diuji kemampuannya dalam teknik dasar bela diri, teknik membawa tahanan, hingga kemampuan melumpuhkan lawan sebagai syarat mutlak dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kabagwatpers Biro SDM Polda Gorontalo beserta Tim Penguji Beladiri Polri, yang dipimpin oleh AKP Dr. Iswan Brandes bersama tim ahli lainnya. Dalam kegiatan tersebut, tim penilai memastikan setiap gerakan dilakukan secara benar sesuai standar penilaian.
Dikatakan AKP Dr. I. Brandes, pihaknya menekankan bahwa bela diri adalah kemampuan wajib yang harus melekat pada setiap insan Bhayangkara.
“Ujian ini bukan sekadar formalitas untuk pemenuhan administrasi kenaikan pangkat (UKP). Lebih dari itu, kami ingin memastikan bahwa setiap personel, memiliki kesiapan fisik yang prima dan keterampilan bela diri yang mumpuni, untuk melindungi diri sendiri maupun masyarakat saat bertugas di lapangan,”
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni menyampaikan, kegiatan uji bela diri ini merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia Polri, guna meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Selain itu, uji Bela Diri Polri merupakan salah satu persyaratan wajib dalam proses usulan kenaikan pangkat bagi personel Polri. (kif)











Discussion about this post