Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kendati telah berulangkali diungkap parat kepolisian. Namun, peredaran narkoba lintas Sulawesi tidak pernah ada habisnya. Kali ini giliran oknum kapten kapal SPOB Duta Pertiwi, dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Boalemo pada Rabu (01/04/2026) pagi. Penangkapan terhadap pria HR (38) itu atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.
Kapolres Boalemo melalui kasat Narkoba Iptu Nirwan Damopolii,S.H menyampaikan, bahwa penangkapan ini merupakan buah dari respons cepat anggota di lapangan setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pengiriman paket mencurigakan dari wilayah Palu, Sulawesi Tengah.
Operasi dimulai sejak tengah malam saat personel Sat Resnarkoba mendapatkan laporan adanya paket narkotika jenis sabu yang dibawa menggunakan mobil rental menuju Boalemo. Dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba, tim bergerak cepat melakukan pencegatan di Desa Botumoito sekitar pukul 05.00 WITA.
Penyidik kemudian melakukan teknik controlled delivery (pengawasan pengiriman) untuk mengungkap siapa penerima sebenarnya dari barang haram tersebut. Strategi ini membuahkan hasil pada pukul 06.00 WITA, saat tersangka HR menjemput paket tersebut di depan pintu masuk Pelabuhan Desa Pentadu Timur.
“Kami mengutamakan profesionalisme di lapangan. Saat paket dibuka dengan disaksikan saksi-saksi dari masyarakat dan aparat desa, ditemukan satu sachet kristal bening diduga sabu yang disembunyikan di dalam lipatan pakaian,” ujar Kasat Narkoba.
Tak berhenti di situ, petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah kamar tersangka di atas kapal SPOB Duta Pertiwi, kapal pengangkut BBM jenis solar yang sedang bersandar. Di balik pintu kamar kapten, petugas menemukan sejumlah barang bukti pendukung berupa Alat isap (bong) yang telah dimodifikasi, Kaca pirex, sedotan, Korek api gas dan gunting.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut dipesan langsung dari wilayah Palu. Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Boalemo untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut guna memutus rantai peredaran dari wilayah asal.
Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa Polri hadir dan senantiasa waspada dalam menjaga wilayah Boalemo dari ancaman narkoba, terutama di titik-titik vital seperti pelabuhan. Polres Boalemo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkotika. (roy)














Discussion about this post