Gorontalopost.co.id, BOALEMO — Diduga hendak berburu merpati yang terbang ke plafon rumah. Pria asal sorong, Papua Barat Daya, tewas tersengat listrik di rumah kakeknya di Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.
Peristiwa nahas ini terjadi Senin (30/3/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Korban, Habieb Azhar Al Mustofa (17) lagi asyik santai di lantai dua rumah kakeknya, Hj. Umar Pantu. Bersama teman, Dimaz Adi Saputra (20), pelajar setempat asal Desa Botumoito, Habieb bilang mau berburu burung merpati yang bersarang di atas plafon
Dimaz turun ke lantai satu buat makan. Tapi 30 menit kemudian, pukul 17.30 WITA, dia balik cari Habieb yang rencananya mau pulang ke Sorong. Dimaz panggil-panggil, tak ada jawaban, kemudian Dimas Naik ke plafon, dia temukan Habieb terlentang Pas disentuh Dimaz ikut tersengat listrik, dengan panik dia buru-buru matikan meteran listrik di lantai bawah, lalu angkat jenazah.
Sayang, Habieb sudah dingin, tak ada tanda kehidupan. Dimaz langsung lapor ke Hj. Umar Pantu. Polsek Botumoito sigap amankan TKP, kumpul keterangan saksi, dan laporkan ke Kapolda Gorontalo serta Kapolres Boalemo, Atas peristiwa itu Keluarga Tidak Keberatan dan menganggap peristiwa Ini memang Musibah.
Otopsi Ditolak, Jenazah Dibawa ke Sorong. Kami tidak keberatan atas kematian anak kami. Ini musibah, tegas mereka via surat pernyataan resmi dan Jenazah langsung dijadwalkan evakuasi ke Desa Malawei, Sorong, Selasa (31/3) pukul 10.00 WITA. (roy)














Discussion about this post