Gorontalopost.co.id — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai penempatan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri di daerah belum ideal karena masih terkonsentrasi di tingkat provinsi.
Hal itu disampaikannya pada pelantikan Ketua dan Pengurus DPP Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo periode 2025–2030 di Gedung Azlea Convention Center, Kamis (26/3).
Di Gorontalo, jumlah alumni STPDN/IPDN mencapai sekitar 200 orang dengan lebih dari 100 orang bertugas di lingkungan pemerintah provinsi. Kondisi tersebut dinilai perlu dievaluasi karena tidak mencerminkan pola pembinaan karier yang ideal di pemerintahan.
“Saya cek kepada Pak Ketua DPP berapa jumlah alumni IPDN di sini kurang lebih 200-an, 100 sekian lebih itu berada di Provinsi. Ini tidak ideal seharusnya mereka disebar dulu di kabupaten yang kemudian merangkak dari bawah,” ujar Gusnar.
Gusnar menegaskan pentingnya pola karier berjenjang dimulai dari tingkat kabupaten/kota sebagai fondasi pengalaman birokrasi. Proses tersebut dinilai akan membentuk kapasitas kepemimpinan yang matang dan pemahaman menyeluruh terhadap tata kelola pemerintahan.
Untuk itu, Gusnar meminta Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim yang saat itu juga dilantik sebagai Ketua IKAPTK untuk melakukan penataan dan pemetaan ulang terhadap penempatan alumni IPDN.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan distribusi yang lebih merata sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan dari level paling bawah.
Sofian Ibrahim Sebagai Ketua
Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim resmi dilantik sebagai Ketua IKAPTK Gorontalo. Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPN IKAPTK Akmal Malik.
Dalam sambutannya, Sofian menegaskan bahwa IKAPTK memiliki peran strategis sebagai wadah alumni kepamongprajaan dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan daerah. IKAPTK juga menjadi ruang penguatan integritas dan profesionalisme alumni di berbagai sektor.
“Kami sebagai alumni yang tergabung dalam wadah IKAPTK adalah pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota, karena notabennya kami yang tergabung didalamnya adalah ASN. Sehingga seluruh alumni menjadikan IKAPTK ini sebagai ladang pengabdian untuk kemudian mendukung pelaksanaan visi misi daerah,” kata Sofian.
Sofian juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi dalam menggerakkan organisasi. Ia menilai fondasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk melanjutkan program kerja ke depan. (tro/*)












Discussion about this post