gorontalopost.co.id – Halaman Kantor Wali Kota Gorontalo berubah menjadi lautan cahaya dan keriuhan budaya dengan digelarnya Festival Tumbilotohe 2026. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, resmi membuka perhelatan akbar ini Rabu (4/3) semalam. Momen ini menandai semangat pelestarian tradisi lokal yang dikemas dengan kompetisi seni yang melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Tak cuma itu, Festival Tumbilotohe juga menjadi sarana syiar agama dan penguat ekonomi daerah melalui sektor UMKM yang memadati lokasi acara.
Salah satu daya tarik utama Festival Tumbilotohe tahun ini adalah lonjakan drastis peserta Lomba Koko’o. Jika pada tahun sebelumnya hanya diikuti oleh 6 kelompok, tahun ini tercatat sebanyak 16 tim dari berbagai kelurahan bersaing memperebutkan gelar juara. Setiap tim tampil memukau dengan komposisi instrumen 70% alat musik tradisional Koko’o, seperti yang ditampilkan secara energetik oleh grup Al-Adha 11 dari Kelurahan Biawao yang didukung penuh oleh suporter fanatik “Blue Devil”.
Kemeriahan semakin memuncak dengan adanya lomba Vokalia yang diikuti oleh para pimpinan perangkat daerah. Panggung utama menjadi saksi kepiawaian olah vokal para pejabat, mulai dari penampilan energik Camat Kota Timur, lantunan syahdu lagu “Muhasabah Cinta” oleh Kabag Ekonomi Ibu Kaima Kamaru, hingga lagu “Hampa” yang dibawakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Bapak Hermanto Saleh. Tak ketinggalan, Kepala Dinas Sosial Ibu Heladona Siki dan Kabag Pemerintahan Ibu dr. Agfesta F.M. Manoarfa turut menyumbangkan suara emas mereka dalam kompetisi ini.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi. “Festival ini adalah wadah seni sekaligus penggerak ekonomi rakyat. Kami mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk sektor swasta yang turut memberikan donasi tambahan hadiah, sehingga semangat kompetisi dan kebersamaan kita semakin kuat,” ungkapnya.
Selain ajang perlombaan, festival ini menjadi berkah bagi pelaku usaha kecil. Puluhan stan UMKM yang berjejer di halaman kantor Wali Kota tampak sibuk melayani pengunjung. Kemeriahan acara terus berlanjut hingga tengah malam, diiringi sorak-sorai pendukung yang mengenakan berbagai atribut unik, menciptakan atmosfer perayaan yang tak terlupakan bagi masyarakat Gorontalo di bawah kepemimpinan Adhan Dambea. (mg-07)












Discussion about this post