Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Tingkat kebutuhan masyarakat yang meningkat saat Ramadan, menjadi perhatian Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Di Kota Gorontalo, Gusnar memanjakan ribuan warga melalui pelaksaan Gerakan Pangan Murah berupa pasar murah bersubsidi. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Dembe I, Kota Barat, Kota Gorontalo, Ahad (22/2) itu, langsung diserbu warga.
Bagi Gubernur Gusnar Ismai, pelaksanaan pasar murah terutama di bulan suci ramadan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, meski anggaran terbatas, pemerintah dan DPRD Provinsi Gorontalo tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat.
“Kita semua tahu, pemerintah memiliki anggaran yang terbatas ditengah efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat. Tapi, pemerintah dan DPRD Provinsi sepakat bahwa Pasar Murah harus tetap ada,”ujar Gubernur Gusnar Ismail.
Gusnar menekankan pentingnya pemerintah terus berada ditengah-tengah masyarakat untuk memastikan keadaan dan kondisi yang terjadi. “Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah. Puasa ramadhan harga-harga naik, tugas pemerintah hadir dan membantu masyarakat. Buat pasar murah, pemerintah berikan bantuan subsidi agar harga beras, ayam, cabe, telur, gula, bawang merah, harganya dapat terjangkau oleh masyarakat,”terangnya.
Tujuh komoditas dengan harga subsidi yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp95.000 dari harga normal Rp247.750 atau mendapat subsidi sebesar Rp152.750 setara 62 persen.
Komoditas yang disediakan meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor. (tro)













Discussion about this post