gorontalopost.co.id – Ramadan memang nyata membawa berkah bagi semua umat, hal ini yang kemudian dimanfaatkan sebagian mahasiswa di Gorontalo untuk lebih produktif, tidak hanya berlomba mengejar pahala dan kebaikan di bulan suci, tapi juga memanfaatkanya untuk meraup pundi-pundi cuan lewat lapak takjil mereka siapkan.
Berlokasi di sekitar area kampus di Gorontalo, para mahasiswa mereka mulai membuka lapak setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Usaha ini bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk belajar mandiri dan tidak terus bergantung pada orang tua.
Keputusan untuk berjualan takjil bermula dari keinginan mengisi Ramadan dengan kegiatan positif sekaligus menghasilkan uang tambahan. Dengan modal awal yang berasal dari tabungan pribadi, para mahasiswa ini memberanikan diri memulai usaha kecil-kecilan tanpa meminta bantuan dana dari keluarga. “Kami ingin belajar mandiri dan memanfaatkan momen Ramadan sebaik mungkin,” ujar Siska (21) salah satu mahasiswa yang juga pelapak, Sabtu (21/2/2026).
Beragam takjil ditawarkan, mulai dari risol, es buah, puding, gabin, tahu walik, bubur, hingga aneka jajanan lainnya. Menu tersebut dipilih karena banyak diminati masyarakat saat berbuka puasa, harganya terjangkau, dan proses pembuatannya bisa dilakukan sendiri. Setiap hari, puluhan porsi takjil terjual dengan harga berkisar antara Rp3.000 hingga Rp6.000 per porsi, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Lapak takjil mulai buka setelah salat Asar, sekitar pukul 16.00 Wita, dan beroperasi hingga menjelang azan Magrib. Meski harus membagi waktu antara kuliah dan berjualan, mereka mengaku tetap memprioritaskan tugas akademik. Jualan dilakukan di waktu senggang, sehingga aktivitas perkuliahan tidak terganggu.
Namun, perjalanan usaha ini tidak selalu mulus. Tantangan seperti mengatur waktu, menjaga kualitas rasa, menghadapi persaingan, hingga cuaca yang tak menentu menjadi bagian dari proses yang harus dihadapi. Meski demikian, keuntungan yang diperoleh setiap hari cukup membantu untuk menambah uang jajan, memenuhi kebutuhan kuliah, serta disisihkan untuk biaya pulang kampung. (Mg-07)













Discussion about this post