Gorontalopost.co.id — Bank Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) berlangsung di kantor perwakilan Bank Indonesia Gorontalo.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, diikuti jajaran Bank Indonesia Sulampua, dan para pemangku kepentingan khususnya terkait swasembada dan hilirisasi pangan.
Mengusung tema “Swasembada dan Hilirisasi Pangan di Sulampua”, Rakorwil ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antarwilayah guna mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Idah menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi kawasan Sulampua yang relatif tinggi pada tahun 2025.
Khusus wilayah Sulawesi tercatat tumbuh sebesar 6,23 persen year-on-year, lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia. Sementara itu, Provinsi Gorontalo mencatat pertumbuhan sebesar 5,71 persen, melampaui angka nasional dan menjadi capaian tertinggi sejak masa pandemi.
“Hal ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk terus tumbuh lebih tinggi dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan Sulampua,” ujar Idah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia.
Menurutnya, swasembada pangan harus dipandang secara utuh sebagai upaya membangun ketahanan pangan dari hulu hingga hilir, yang sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, serta penyerapan tenaga kerja lokal.
“Oleh karena itu, Rakorwil Sulampua hari ini menjadi sangat penting dan strategis. Dari Gorontalo, kita berharap lahir kebijakan dan langkah aksi konkret untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan lokal di setiap wilayah, serta memperkuat sinergi antar daerah secara adil dan saling menguntungkan,” tambahnya.
Idah Syahidah juga menyampaikan kebanggaannya atas ditunjuknya Bank Indonesia Gorontalo sebagai tuan rumah Rakorwil Sulampua. Ia berharap ide dan rekomendasi yang dihasilkan dari pertemuan ini dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan hilirisasi pangan di masing-masing provinsi.
Rakorwil BI Sulampua dipandu kepala BI Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda yang juga koordinator sulampua, diikuti oleh kepala daerah se-Sulampua secara daring dan dihadiri langsung Kepala Grup Ekonomi dan Keuangan Hijau Departemen Ekonomi Bank Indonesia, Kepala Perwakilan BI Gorontalo, serta para narasumber terkait lainnya. (tro/*)











Discussion about this post