Gorontalopost.co.id, LIMBOTO — Wakil Bupati Tony S Junus bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengamankan dukungan infrastruktur dalam rangka pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan 2026 di Kabupaten Gorontalo.
Wakil Bupati Tony S Junus seusai pertemuan mengaku, dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menyerahkan tiga proposal strategis kepada Kementerian PUPR.
“Proposal tersebut meliputi penanganan dan peningkatan ruas jalan utama, rehabilitasi serta peningkatan sarana dan prasarana GOR David Bobihoe sebagai salah satu venue utama kegiatan, serta pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi,” ungkap Wakil Bupati.
Tonny menjelaskan, kunjungannya yang berbarengan dengan Gubernur merupakan langkah tindak lanjut arahan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, utamanya dalam rangka memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah PENAS 2026.
“Infrastruktur menjadi faktor kunci suksesnya PENAS 2026. Karena itu, seluruh kebutuhan kami komunikasikan langsung dengan pemerintah pusat,” ujar Tonny.
Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Gorontalo Risman K. Umar menyatakan seluruh proposal telah disusun secara teknis dan komprehensif serta diterima langsung oleh jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.
Ia menambahkan, dengan perkiraan jumlah peserta mencapai sekitar 30 ribu orang, kesiapan infrastruktur yang memadai menjadi kebutuhan utama guna mendukung kelancaran kegiatan berskala nasional tersebut.
Wakil Bupati Tonny Junus tampak didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Gorontalo Risman K. Umar. Rombongan pemerintah daerah ini diterima Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang dipimpin Dewi Chomistriana.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten II Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas PU-PR Provinsi Gorontalo, serta jajaran teknis PU-PR Kabupaten Gorontalo. Kehadiran lintas pemerintah ini menunjukkan koordinasi terpadu dalam mempersiapkan agenda nasional PENAS 2026. (Wie)













Discussion about this post