Gorontalopost.co.id, GORONTALO –- Persiapan pelaksnaaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang di Limboto, menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Bahkan, untuk menyambut puluhan ribu peserta yang akan datang di Gorontalo, ribuan homestay dan bentor disiapkan. Homestay memanfaatkan langsung rumah warga, yang transaksi sewanya langsung antara peserta dan pemilik rumah.
Hal ini terungkap setelah Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendampingi Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI serta Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian RI beserta jajaran, dalam peninjauan lokasi pelaksanaan PENAS ke-17 di Limboto, Rabu (28/1/2026).
“Selain lokasi kegiatan, kami juga menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay. Jumlah ini diperkirakan mampu menampung sekitar 30.000 peserta PENAS dari seluruh Indonesia. Apabila terjadi penambahan jumlah peserta, kami masih memiliki kesiapan tambahan,” ujar Sofyan Puhi.
Terkait transportasi, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan transportasi khas Gorontalo berupa bentor sebagai sarana utama mobilisasi peserta. Langkah ini dilakukan untuk membatasi akses kendaraan berukuran besar menuju lokasi kegiatan.
“Sebanyak kurang lebih 10.000 unit bentor akan disiapkan. Pemerintah daerah juga memberikan subsidi bahan bakar bagi bentor guna mendukung kelancaran transportasi selama pelaksanaan PENAS,” jelasnya. (tro)












Discussion about this post