Gorontalopost.co.id, GORONTALO —Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) terus memantapkan langkah internasionalisasi kampus melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKN-I).
Program ini menjadi strategi penting dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan sosial dan budaya untuk bersaing di tingkat global.
KKN Internasional dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat internasional.
Selain itu, program ini menjadi ruang pembentukan kemampuan adaptasi, kerja sama lintas negara, serta pemahaman terhadap perbedaan sosial dan budaya yang semakin relevan di era globalisasi.
Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar, menegaskan bahwa KKN Internasional bukan sekadar agenda akademik tahunan, melainkan bagian dari visi jangka panjang kampus dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing internasional.
“Melalui KKN Internasional, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengasah kemampuan berkomunikasi lintas budaya serta memperluas wawasan global. Ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa menghadapi dunia kerja dan pengabdian di masa depan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026
Ia menambahkan, mahasiswa yang terlibat dalam program ini diharapkan mampu menjadi duta kampus sekaligus representasi nilai-nilai UMGO di luar negeri.
“Mahasiswa harus menjaga etika, integritas, serta profesionalisme. Mereka membawa nama institusi, daerah, dan nilai keislaman serta kemuhammadiyahan yang menjadi identitas UMGO,” tambahnya.
Di tengah isu terbatasnya akses pengalaman internasional bagi mahasiswa daerah, KKN Internasional UMGO dinilai menjadi langkah konkret dalam membuka ruang pembelajaran global yang lebih inklusif.
Program ini juga berperan dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepekaan sosial mahasiswa dalam konteks masyarakat multikultural.
Melalui penguatan KKN Internasional, UMGO menegaskan komitmennya untuk terus mendorong mahasiswa agar mampu berkontribusi aktif di panggung global, sekaligus membawa citra positif kampus dan daerah Gorontalo ke tingkat internasional. (Tr-76)













Discussion about this post