gorontalopost.co.id – Tol Laut Sabuk Nusantara 68 dikenal sebagai alat transportasi laut yang menjadi andalan masyarakat untuk perjalanan orang dan barang antar wilayah. Dengan tarif terjangkau, kapal ini kerap dijuluki sebagai “tukang ojek” barang terbesar Indonesia, karena perannya menghubungkan daerah-daerah pesisir dan terpencil.
Salah satu penumpang Kapal Tol Laut Sabuk Nusantara 68 adalah Ibu Mimek (42), asli warga Gorontalo, yang ditemui saat melakukan perjalanan menuju Pelabuhan Pagimana pada Kamis, 18 Desember 2025. Ia mengatakan sudah beberapa kali menggunakan kapal tol laut karena dinilai lebih hemat dibandingkan alat transportasi laut lainnya.
Ibu Mimek mengungkapkan bahwa tarif tiket Kapal Tol Laut Sabuk Nusantara 68 jauh lebih murah dibandingkan kapal ferry dengan tujuan yang sama. “Kalau naik kapal tol laut ke Pagimana hanya Rp28.600, sementara kapal ferry bisa mencapai Rp137.000,” ujar Mimek.
Menurutnya, perbedaan harga tersebut sangat membantu masyarakat, terutama bagi penumpang yang bepergian untuk keperluan keluarga atau membawa barang. Lagi pula waktu yang di tempuh kedua kapal yakni kapal tol laut dan kapal ferry sama-sama di jam 07:00 pagi, ia menilai fasilitas dan biaya yang ditawarkan masih sebanding dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam perjalanannya kali ini, Ibu Mimek menuju Pagimana untuk menghadiri acara keluarga. Ia berharap keberadaan Kapal Tol Laut Sabuk Nusantara 68 terus dipertahankan karena sangat membantu masyarakat dalam menekankan biaya transportasi serta memperlancar distribusi barang antardaerah. (MG-02)













Discussion about this post