gorontalopost.co.id – Diskresi DPP Golkar untuk Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo Hendra Hemeto, ternyata tak mampu membendung dukungan kader beringin untuk Iskandar Mangopa dalam memimpin DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo periode mendatang.
Pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kabupaten Gorontalo (Kabgor), yang berlangsung Selasa (9/12) malam, tak hanya Hendra Hemeto yang tumbang dalam merebut Beringin Kabgor, tapi dua calon lainya yakni Wilfon Malahika, dan Zulfikar Usira yang juga ketua DPRD Kabupaten Gorontalo tak berdaya melawan dominiasi Iskandar. Iskandar dalam Musda tersebut terpilih secara aklamasi, dan ditetapkan sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo.
Pantauan Gorontalo Post, Iskandar Mangopa menjadi satu-satunya calon yang dinyatakan lolos verifikasi sebagai calon ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo. Ini terbukti dari hasil pleno verifikasi, dimana dari empat calon yang mendaftar, hanya Iskandar yang lolos verifikasi 30 persen dukungan.
Calon pertama, yakni Wilfon Malahika dinyatakan tidak memenuhi dukungan 30 persen, disusul Zulfikar Usira yang juga tidak memenuhi, karena hanya didukung dua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar, yakni PK Batudaa, dan PK Dungaliyo. Begitu pun dengan petahana Hendra Hemeto, yang hanya didukung oleh dua PK yakni PK Golkar Telaga, dan PK Golkar Tabongo, sementara Iskandar Mangopa, melenggang dengan didukung 15 PK, dan 3 organisasi sayap dan didirikan Golkar.
Suasana rapat sempat berjalan alot, sanggahan interupsi muncul dari Nixon Yusuf dan Zulfikar Usira, dimana Zulfikar mempertanyakan dukungan PK Telaga Jaya dan Batudaa yang tak dihitung. “Tolong dilihat hasil verifikasinya, dan dudukkan persoalanya pada tatanan AD/ART,” ungkap Zulfikar. Sementara Nixon mempertanyakan soal diskresi yang dimiliki oleh calon Hendra Hemeto, tetapi tidak lolos verifikasi dukungan.
Romatun Alamari sebagai panitia verifikasi menjelaskan, memang Zulfikar Usira mendapatkan dukungan dari PK Telaga Jaya, hanya saja dukungan itu hanya ditanda tangani oleh sekretaris, pun tidak dibubuhi materai. Sementara untuk dukungan pada Iskandar Mangopa, pengurus PK melakukan tanda tangan dan lengkap materai. “Sehingga dianggap verifikasi untuk calon Iskandar,”jelas Romaton.
Sementara itu pimpinan sidang Ghalieb Lahidjun mengungkap, untuk diskresi untuk Hendra Hemeto memang telah sesuai. Hanya saja dalam surat diskresi itu, hanya memperbolehkan Hendra Hemeto mencalonkan kembali dengan syarat harus didukung oleh 30 persen pemegang suara. “Pak Hendra tak mampu memenuhinya,”ujar Ghalieb. Dengan begitu, Iskandar melenggang mulus merebut beringin Kabupaten Gorontalo. Musda tersebut dibuka Ketua DPD I Golkar Idah Syahidah Rusli Habibie, dan turut dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi. (Wie)











Discussion about this post