Gorontalopost.co.id, BOALEMO – Aksi balapan liar di awal Ramadan memakan korban jiwa. Sebuah video aksi balap liar yang merekam kejadian tersebut beredar di media sosial dan mengundang banyak atensi dari para warganet.
Aksi balapan liar dan kejadian mengerikan yang merenggut nyawa tersebut terjadi setelah subuh. Para anak muda itu, jalan-jalan pagi sambil memperlihatkan aksi mereka menentang maut dengan balap liar. Disisi lain, aksi itu menjadi tontonan gratis pemuda lainya.
Kejadian naas ini terjadi di Desa Kuala Lumpur, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Sabtu (2/3) pagi. Dalam video tersebut, terlihat banyak warga yang berhenti di sisi jalan untuk menyaksikan aksi balapan liar tersebut.
Dari ujung jalanan, terlihat dua motor yang tancap gas dengan kecepatan tinggi melewati para warga yang berdiri di pinggir jalan. Jalanan yang digunakan untuk balap liar tersebut berukuran kecil. dengan sebagian sisi jalan yang dipadati oleh warga, tentu semakin memperkecil jalanan yang digunakan untuk balap liar tersebut.
Rizal Muda (14), seorang pemuda warga Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman tewas setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendari Navilal A. Sayedi (19), warga Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Navilal sendiri mengalami luka serius pasca insiden.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sekitar pukul 08.20 Wita, pengendara sepeda motor Vario tanpa nomor kendaraan yang dikendarai oleh Navilal A. Sayedi, bergerak dari Dusun Iloheluma, Desa Rejonego, menuju Dusun Musyawarah, Desa Kuala Lumpur dengan kecepatan tinggi.
Sementara itu, dari arah berlawanan, bergerak sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan nomor Polisi DM 3494 CB yang dikendarai oleh Rizal Muda. Keduanya memacu kenderaan dengan kecepatan tinggi, hingga tabrakan.
Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K kepada Gorontalo Post menjelaskan, pihaknya dalam hal ini Polsek Paguyaman, telah melakukan operasi atau razia sekitar pukul 05.30 Wita, disejumlah lokasi tempat anak muda berkumpul dan diduga akan melaksanakan balapan liar di Dusun Iloheluma, Desa Rejonegoro, Kecamatan Paguyaman.
Hanya saja pada saat itu personel Polsek tidak melintasi lokasi tersebut. Akibat dari peristiwa tersebut, satu pengendara meninggal dunia dan satunya lagi mengalami patah kaki. “Untuk barang bukti sudah kami amankan. Sedangkan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat,” ucapnya. (tro/kif)











