logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Kab Gorontalo

Islamic Center, Masih Jadi Mimpi di HUT ke 22

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 5 December 2022
in Kab Gorontalo
0
Islamic Center, Masih Jadi Mimpi di HUT ke 22

AW Thalib

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Masyarakat dan Pemerintah Daerah di Gorontalo, Senin (5/12) hari ini, sedang bersuka ria. Memeriahkan HUT Provinsi Gorontalo yang ke-22.

Banyak pencapaian yang telah diraih. Namun masih banyak pula harapan rakyat yang belum terwujud. Salah satunya adalah fasilitas Islamic Center dan Masjid Agung yang sudah terwacana sejak 6 tahun silam. Yang diwacanakan pertama kali oleh Penjagub Zudan Arif Fakrulloh.

Tapi hingga lima tahun berlalu, wacana yang sudah terlanjur disambut penuh antusias oleh masyarakat Gorontalo dan banyak pihak itu, masih tetap menjadi wacana hingga Pemerintah Provinsi kembali dipimpin oleh seorang Penjagub. Yang penjagubnya sekarang adalah putra Gorontalo yaitu Hamka Hendra Noer.

Anggota Deprov AW Thalib mengatakan, mewujudkan pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center sebetulnya bukan hal mustahil bagi Penjagub Hamka Hendra Noer di era pemerintahannya. Walau, pembiayannya agak sulit berharap dari pendanaan APBD.

Related Post

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Selain karena tidak dianggarkan dalam APBD induk 2023, penganggaran dalam APBD 2024 juga sulit dimaksimalkan. Sebab kebijakan anggaran dipastikan akan terarah untuk pembiayaan kesuksesan Pemilu dan Pilkada serentak.

“Jadi jalan satu-satunya yang bisa dimaksimalkan adalah menggalang dukungan pendanaan dari masyarakat. Saya yakin dengan opsi ini karena rakyat pasti akan memberikan dukungan penuh. Masih menjadi wacana saja, sudah ada dana yang diberikan oleh masyarakat bersama ASN yang nilainya sekitar Rp 3 miliar,” ujarnya.

AW Thalib menyatakan Penjagub harus memiliki kepercayaan diri membangun masjid agung dan Islamic Center lewat pendanaan non APBD, karena beberapa fasilitas publik dan pemerintahan yang berdiri di Gorontalo juga dibangun melalui opsi ini. AW Thalib kembali mencontohkan pembangunan Masjid Jami Baiturahiim.

“Saya ingat betul saat Masjid jami pertama kali dirobohkan untuk dibangun kembali, Pak Medi yang saat itu menjadi Walikota sempat menitikkan air mata. Karena saat itu, pemerintah kota tidak punya anggaran untuk membangunnya. Tapi Pak Medi punya keyakinan besar dengan kekuatan rakyat. Saat itu Pak Medi bilang ke saya, Masjid Jami pasti akan terbangun kembali. Karena ada kekuatan rakyat. Alhamdulilah Masjid Baiturahiim terbangun kembali dengan megah dari hasil sumbangan rakyat,” ujar AW Thalib.

Contoh lain sambung AW Thalib adalah pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Tabongo. Fasilitas milik Polri itu dibangun bukan melalui dana APBN atau anggaran dari Mabes Polri.

Tapi hasil urungan dana hibah seluruh pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten-kota serta para pengusaha. “SPN bisa dibangun dengan cepat hanya dari dana hibah pemerintah daerah dan sumbangan para pengusaha di Gorontalo,” ujarnya.

“Apalagi kalau masjid Agung dan Islamic Center kekuatan pendanannya akan lebih besar. Selain bisa dari dana hibah seluruh pemerintah daerah, sumbangan para pengusaha dan juga sumbangan dari masyarakat. Sehingga bisa jadi Islamic Center akan terbangun dengan lebih cepat,” ungkapnya.

AW Thalib mengatakan, pembangunan Islamic Center dan Masjid Agung menjadi sangat strategis bagi Gorontalo. Karena tinggal Gorontalo yang belum memiliki fasilitas seperti ini. Padahal sudah berdiri menjadi Provinsi sudah 22 tahun. Disisi lain, keberadannya juga akan menunjang filosofi Gorontalo sebagai daerah adat bersendikan syara dan syara bersendikan kitabulah.

“Juga akan memperkuat jargon Gorontalo yang dikenal sebagai daerah serambi Madinah. Kita berharap agar harapan ini bisa diwujudkan oleh Pak Hamka sebelum beliau mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjagub,” pungkas AW Thalib. (rmb)

Tags: Islamic Center

Related Posts

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Tuesday, 26 May 2026
FOSE. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan tin Danantara foto bersama di auditorium menara keagungan setelah melihat kondisi menara

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Monday, 20 April 2026
Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Thursday, 9 April 2026
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Wednesday, 8 April 2026
Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Sunday, 29 March 2026
BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

Sunday, 29 March 2026
Next Post
Longsor, Enam Desa di Paguyaman Pantai Nyaris Terisolir, Sembilan Jam Listrik Padam, Masyarakat Minta Jalan Diperbaiki

Longsor, Enam Desa di Paguyaman Pantai Nyaris Terisolir, Sembilan Jam Listrik Padam, Masyarakat Minta Jalan Diperbaiki

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.