logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Warga Pinogu Rindu Gubernur, Akses Sulit, Listrik Tak Ada, Gas Mencekik

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 27 October 2022
in Nasional
0
Warga Pinogu Rindu Gubernur, Akses Sulit, Listrik Tak Ada, Gas Mencekik

EKSTRA HATI-HATI : Ojek motor ke Pinogu dibantu warga saat melintas di jalan menurun menuju Pinogu, Jumat (21/10). Foto ini diambil petugas KPU yang hendak melakukan verifikasi faktual keanggotaan Parpol di wilayah itu. (infopublik.id/Adnan Berahim/Haris/)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Open Fishing Tournament Kapolda Sulut, Ikut Memeriahkan, DAW Hadirkan Booht Honda

Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Lahan Eks Transmigrasi Bulango Ulu, Dukung Waduk Kementrans Turun Tangan

Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Gorontalopost.id – Pinogu masih belum ‘merdeka’. Wilayah kecamatan dengan lima desa yang berada di kawasan taman nasional bogani nani wartabone (TNBNW) ini tetap terisolir. Satu-satunya cara cepat ke Pinogu adalah dengan menggunakan sepeda motor ‘rambo’ yang dimodifikasi khusus.

Waktu tempuh bisa mencapai delapan jam, itu jika cuaca sedang bersahabat. Kalau ingin lebih instan, bisa menggunakan helikopter, tapi fasilitas ini tidak tersedia. Penggunaan helikopter ke Pinogu pernah dilakukan Gubernur Rusli Habibie, pada awal kepempimpinanya menjadi Gubernur.

“Jalan pak, jalan itu yang sangat penting, bagus kalau tidak hujan, kalau hujan, itu jalan tambah rusak,”kata Nurdin Sahi, warga Desa Pinogu Induk, saat berbincang dengan Gorontalo Post, di rumah singgah pinogu, di Tulabolo, Suwawa Timur, baru-baru ini.

Selain akses jalan yang diimpikan warga Pinogu, fasilitas listrik juga sangat diharapkan. Wilayah Pinogu menjadi satu-satunya kecamatan yang tanpa dialiri listrik PLN hingga saat ini.

Sebetulnya, pemerintah sudah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), tapi sudah beberapa tahun ini rusak, dan tidak bisa lagi digunakan. “Gelap pak, tidak ada listrik. Kalu yang ada uang bisa beli genset. Itu hanya beberapa rumah yang ada,”tambah Nurdin.

Camat Pinogu, Iwan Hadju, kepada Gorontalo Post, Selasa (25/10) mengatakan, warganya sangat mengharapkan ada perhatian pemerintah daerah, termasuk Gubernur Gorontalo.

“Kami sangat mengharapkan dapat dikunjungi pak penjabat Gubernur, sekalian bisa melihat infrastruktur di Pinogu di daerah perbatasan dan di kelilingi taman nasional,”ujar Iwan Hadju.

Pinogu, kata Iwan, menjadi satu-satunya kecamatan di Provinsi Gorontalo yang jarang dikunjungi pejabat daerah, lantaran itu, mereka ‘rindu’ dan berharap bisa dikunjungi. “Sehingga bisa melihat langsung kondisi yang ada,”katanya.

Kebutuhan listrik menjadi hal yang paling mendasar selain akses jalan yang harusnya sudah dibangun. Segala keterbatasan itu, kata dia, membuat harga-harga bahan kebutuhan pokok di Pinogu kadang tidak masuk akal.

Misalnya, gas elpiji 3 Kg, harganya mencapai Rp 75 ribu per tabung, padahal HET yang ditetapkan pemerintah hanya Rp 18 ribu atau Rp 20 ribu. “Alhamdulillah masyarakat sudah menggunakan gas elpiji, tapi harganya mahal. Biaya transportasi yang bikin mahal itu,”ujarnya.

Menurut Camat Iwan, Pinogu sangat kaya sumber daya alam. Wilayahnya kata dia, merupakan penghasil kopi organik robusta dan liberika terbaik, serta pengasil pangan organik lainya.

“Sertifikasi tanaman (organik) sementara diurus pemerintah kabupaten Bone Bolango dan Universitas Brawijaya. Juga ada program doktor mengabdi kerja sama dengan Brawijaya, ini sudah masuk tahun ketiga,”paparnya.

Tahun ini, lanjut Camat, pihaknya sedang menggagas abon sapi organik yang menjadi pertama di Indonesia. Program ini merupakan matching fund, melalui Kementerian Pendidikan Nasional dan Universitas Brawijaya. (tro)

Tags: Gas MencekikPLTSTNBNW

Related Posts

KAPOLDA CUP - Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I 2026 yang digelar pada 11–12 April 2026 di Youth Center Kawasan Megamas, Manado. (foto: dok- humas polda sulut)

Open Fishing Tournament Kapolda Sulut, Ikut Memeriahkan, DAW Hadirkan Booht Honda

Tuesday, 14 April 2026
Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Saturday, 11 April 2026
Viva Yoga Mauladi

Lahan Eks Transmigrasi Bulango Ulu, Dukung Waduk Kementrans Turun Tangan

Friday, 10 April 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Friday, 10 April 2026
Wamentrans Viva Yoga Hadiri Halal Bi Halal KAHMI-HMI Gorontalo, Cerita Dua Kali Gagal jadi Ketum PB HMI

Wamentrans Viva Yoga Hadiri Halal Bi Halal KAHMI-HMI Gorontalo, Cerita Dua Kali Gagal jadi Ketum PB HMI

Thursday, 9 April 2026
Konferensi pers Pemprov Gorontali di Rumah Jabatan Gubernur terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran, Rabu (2/4) malam. (Foto : Mila/diskominfotik)

Kunker Pejabat Diminta ‘Nebeng’ Kenderaan

Monday, 6 April 2026
Next Post
Dua Oknum Polisi di Nias Terlibat Narkoba Diringkus, 7 Paket Sabu-sabu Disita.

Dua Oknum Polisi di Nias Terlibat Narkoba Diringkus, 7 Paket Sabu-sabu Disita.

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.