logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Nasional

5 Sayuran Sehat Ini Bikin Gula Darah Naik Drastis, Penderita Diabetes Wajib Waspada

Aslan by Aslan
Wednesday, 26 October 2022
in Nasional
0
5 Sayuran Sehat Ini Bikin Gula Darah Naik Drastis, Penderita Diabetes Wajib Waspada

Ilustrasi sayuran. Foto: ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

Gaji Guru Honorer Ditambah

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

jabar.gorontalopost.id, KOTA BOGOR – Hampir semua ahli kesehatan menganjurkan kita semua untuk selalu mengonsumsi berbagai jenis sayuran agar kesehatan tubuh selalu terjaga.

Namun, bagi penderita diabetes, tidak semua sayuran aman mereka konsumsi. Penderita diabetes memang tidak bisa mengonsumsi berbagai makanan begitu saja, termasuk sayuran karena bisa meningkatkan kadar gula darah mereka.

Walau berbagai sayur itu sehat, tetapi beberapa justru bisa menjadi musuh besar penderita diabetes. Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Kacang Polong

Sayuran lainnya yang juga menjadi pantangan untuk penderita diabetes, yakni kacang polong. Kacang dengan rasa manis alami ini sebenarnya merupakan sumber serat yang baik, tetapi kandungan karbohidratnya juga cukup tinggi. Selain itu, kacang polong sering kali dijumpai dalam bentuk kalengan. Beda dengan yang segar, produk ini umumnya tinggi garam (natrium). Asupan garam yang berlebihan bisa menyebabkan hipertensi dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

2. Sayur Kalengan

Salah satu yang harus dihindari oleh penderita diabetes, yakni sayur kalengan. Meski nilai gizi sayur kalengan sebenarnya tidak kalah baik dari sayuran segar. Namun, perlu diketahui bahwa sebagian besar produk sayur kalengan mengandung banyak natrium. Natrium berfungsi sebagai pengawet bagi makanan kalengan dan kemasan. Asupan natrium yang berlebihan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Pada penderita diabetes, kondisi ini bisa menyebabkan sejumlah komplikasi seperti kerusakan mata, stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

3. Kentang

Anda harus tahu, kentang sebenarnya bukanlah sayuran, melainkan umbi. Namun, bahan makanan ini kerap diolah bersama sayuran sehingga dianggap sebagai bagian dari kelompok sayur-mayur. Sayangnya, kentang tidak selalu baik bagi penderita diabetes. Sebenarnya, kentang mentah memiliki indeks glikemik (IG) yang rendah, tetapi kentang matang cenderung memiliki IG yang lebih tinggi.

Contohnya, kentang rebus yang sehat sekalipun memiliki IG sebesar 78 sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes.

4. Jagung

Jagung mengandung banyak zat gizi karbohidrat, tetapi tidak diimbangi dengan serat yang tinggi. Manfaat serat padahal mampu memperlambat penyerapan gula dari makanan dan membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Jagung yang diolah dengan cara tertentu juga memiliki IG yang tinggi. Makanan dengan IG yang tinggi bisa menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat sehingga penderita diabetes perlu menghindari mengonsumsinya.

5. Sayur Kalengan

Salah satu yang harus dihindari oleh penderita diabetes, yakni sayur kalengan. Meski nilai gizi sayur kalengan sebenarnya tidak kalah baik dari sayuran segar. Namun, perlu diketahui bahwa sebagian besar produk sayur kalengan mengandung banyak natrium. Natrium berfungsi sebagai pengawet bagi makanan kalengan dan kemasan. Asupan natrium yang berlebihan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Pada penderita diabetes, kondisi ini bisa menyebabkan sejumlah komplikasi seperti kerusakan mata, stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

4. Labu Madu

Labu madu sebetulnya termasuk dalam kelompok makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Namun, proses pengolahan bisa meningkatkan IG makanan ini sehingga penderita diabetesdisarankan untuk membatasi konsumsinya karena labu madu mengandung karbohidrat dalam jumlah yang cukup banyak.(genpi/jpnn)

Tags: diabetesgula darahjagungkacang polongkentanglabu madusayuran sehattips kesehatan

Related Posts

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Thursday, 5 March 2026
30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

Thursday, 5 March 2026
Teddy Indra Wijaya

Gaji Guru Honorer Ditambah

Tuesday, 3 March 2026
Inspeksi manajemen PT Pertamina ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi Manado terkait kesiapan operasional selama ramadan dan idulfitri 2026. (foto: dok-pertamina)

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

Friday, 13 February 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaburkan bunga di atas makam mendiang Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri dari mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2). (foto: Divisi Humas Polri)

Pesan Eyang Meri untuk Polri: Jadilah Polisi yang Baik

Thursday, 5 February 2026
Operasi pencarian korban tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, beberapa hari lalu. (Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 83 Kantong Jenazah

Wednesday, 4 February 2026
Next Post
Hamkah Ogah Bahas Politik

Ini Alasan Pj Gubernur Hamka Tidak Bisa Tandatangani Evaluasi APBDP Kabgor

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
Ilustrasi Joao Angelo de Sousa Mota dan misi besarnya untuk Koperasi Desa Merah Putih.--

Petir Agrinas

Monday, 2 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.