gorontalopost.co.id – Gubernur Gusnar Ismail menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Senin (5/10/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo bertindak selaku inspektur upacara. Sementara itu, komandan upacara dijabat oleh Danyon Teritorial Pembangunan 824/Moea Anjas Suryana Putra.
Gubernur Gusnar Ismail menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di halaman Subdenpom XIII/1-3 Gorontalo, Senin (5/10/2026).
Gubernur Gusnar menyampaikan, salah satu agenda strategis yang akan memperkuat keberadaan TNI di Gorontalo adalah rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) pada 2027. Pemprov Gorontalo saat ini mulai menyiapkan sejumlah alternatif lokasi untuk pembangunan Kodam tersebut. “Di samping kita merayakan ulang tahun TNI, ini merupakan momentum yang akan mendorong kami ke depan untuk berjalan terus bersama jajaran TNI,” ujar Gusnar.
Gusnar menjelaskan, lokasi yang direncanakan berada di kawasan dengan posisi strategis dan ketinggian tertentu. Menurutnya, penentuan lokasi masih dalam tahap pembahasan bersama pihak terkait. Selain rencana pembentukan Kodam, Gusnar juga menyampaikan persiapan pembangunan pabrik pakan ternak sebagai bagian dari program hilirisasi ayam terintegrasi. Investasi tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun. “Kita harus cepat menangkap ini, kalau tidak pindah ke daerah lain lagi. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama jajaran TNI di daerah ini yang sudah bersama membangun Gorontalo tercinta ini,” katanya.
Gusnar pun menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama jajaran TNI, baik Korem, Lanal maupun Satradar, dalam pembangunan di Provinsi Gorontalo. Momentum HUT ke-81 ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin antara pemerintah daerah dan jajaran.
Sementara itu, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pengabdian dan profesionalisme prajurit. Maka dari itu pentingnya peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit seiring dengan penguatan pertahanan serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan. “Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” ujarnya.
Disampaikannya TNI harus mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis, menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur. Momentum HUT ke-81 TNI juga menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk menerapkan nilai PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam setiap pelaksanaan tugas.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, meliputi pemeriksaan pasukan, penghormatan kepada lambang-lambang kesatuan, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, hingga penyampaian amanat inspektur upacara. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di halaman Subdenpom XIII/1-3 Gorontalo. Acara tersebut turut diisi dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI. (tro/*)














Discussion about this post