Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo mulai mematangkan konsep peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 dengan pendekatan berbeda. Tahun ini, perayaan tidak lagi sekadar seremonial, melainkan dirancang sebagai pesta rakyat yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat memimpin rapat persiapan bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel dan Sekretaris Daerah Ismail Madjid, serta seluruh pimpinan OPD di ruang Pola Kantor Wali Kota, Senin (30/3/2026).
Adhan menegaskan, struktur kepanitiaan tidak boleh hanya diisi unsur birokrasi. Ia meminta masyarakat serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi turut dilibatkan secara resmi.
“Kalau hanya fungsional pemerintah, ini akan jadi kegiatan internal. Kita ingin ini menjadi pesta masyarakat, maka warga harus masuk dalam kepanitiaan,” tegasnya.
Sejumlah agenda pun mulai disusun untuk menyemarakkan perayaan. Berbagai lomba akan digelar, mulai dari turnamen sepak bola U-13, basket, hingga kompetisi e-sport yang menyasar generasi muda.
Tak hanya itu, nuansa religi juga tetap dihadirkan melalui lomba vokalia religi tingkat pelajar SMP. Khusus untuk e-sport, panitia menyiapkan langkah teknis dengan menggandeng penyedia layanan jaringan guna memastikan koneksi internet tetap stabil selama pertandingan berlangsung.
Menariknya, seluruh kompetisi direncanakan terbuka untuk umum, sehingga memberi ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat. Terkait hadiah, panitia masih mematangkan skema penghargaan bagi para pemenang, yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan konsep kolaboratif ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap HUT ke-298 tidak hanya meriah, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan serta partisipasi aktif warga dalam membangun daerah.(adv)














Discussion about this post