Gorontalopost.co.id, POHUWATO -– Momen pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, turut dimanfaatkan dengan baik oleh Kasat Lantas Polres Pohuwato, Iptu Jefriansyah Tangahu,S.H. beserta para personel.
Tidak hanya melakukan operasi atau razia, dengan cara humanis, para personel Lantas turut membagikan helm secara gratis kepada pengendara sepeda motor.
Pantauan Gorontalo Post Senin (9/2), saat pelaksanaan Operasi Keselamatan yang dipusatkan di simpang empat traffic light Polsek Marisa, para pengendara yang hanya melakukan satu pelanggaran, diberikan helm secara gratis oleh Kasat Lantas beserta personel.
Sementara yang melakukan pelanggaran lebih dari satu, masih diberikan kebijakan dengan hanya dikasih surat teguran. Sedangkan yang melakukan pelanggaran berat, mulai dari dari tidak menggunakan helm, tidak ada plat nomor, kaca spion, tidak memiliki SIM dan tidak dapat menunjukan STNK, hingga menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, langsung ditindak tegas dengan diberikan surat tilang, dan kendaraan diamankan.
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K.,M.H. melalui Kasat Lantas, Iptu Jefriansyah Tangahu,S.H. menjelaskan, sebagaimana arahan, petunjuk dan perintah pimpinan, dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Otanaha 2026 ini, harus mengedepankan upaya preemtif dan preventif, serta pendekatan persuasive kepada masyarakat, guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas.
Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, selain memberikan teguran maupun penindakan kepada para pelanggar, pihaknya pula turut membagikan helm secara gratis kepada pengguna jalan.
“Banyak pelanggaran yang kami dapatkan yakni, pengemudi menggunakan helm sementara yang dibonceng tidak menggunakan helm. Nah, mereka yang kami berikan helm gratis, dengan harapan agar ke depannya mereka akan lebih taat dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Tak hanya itu saja, kami pun turut menyampaikan kepada mereka yang mendapatkan helm gratis, agar bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.
Lanjut kata Iptu Jefriansyah, ada kurang lebih 27 helm gratis yang dibagikan saat ini, dan tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan operasi berikutnya, bakal dilakukan hal yang sama pula.
“Kami berharap kepada seluruh elemen masyarakat, agar senantiasa taat dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Jadikan aturan lalu lintas sebagai kebutuhan dan bukan karena takut akan adanya operasi dari anggota Kepolisian.
Sayangi kepala masing-masing dengan cara menggunakan helm, karena kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan meninggal dunia, dimulai dari pelanggaran yang dilakukan, khususnya tidak menggunakan helm,” pungkasnya. (kif)












Discussion about this post