Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Sebanyak delapan mahasiswi Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, peminatan jurnalistik, resmi diterima untuk melaksanakan program magang di Gorontalo Post, Sabtu (7/2).
Para mahasiswi tersebut diantar langsung oleh dosen pengampu, Dr. Herson Kadir, M.Pd., dan diterima oleh pimpinan redaksi Gorontalo Post, Jitro Paputungan.
Mahasiswi semester VI tersebut akan menjalani magang mulai 9 Februari hingga 30 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran praktik jurnalistik guna memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswi di dunia kerja media massa.
Dr. Herson Kadir, M.Pd., menjelaskan bahwa Gorontalo Post menjadi media yang menampung peserta magang terbanyak dibandingkan media lainnya, yakni delapan orang dari total 22 peserta magang jurnalistik.
“Untuk Gorontalo Post ada delapan mahasiswi. Mereka mulai beraktivitas tanggal 9 Februari sampai 30 Juni, dan penarikannya awal Juli,” ujar Dr. Herson Kadir. Ia menambahkan, selama magang mahasiswi tidak lagi menulis berita secara kelompok, melainkan secara individu dengan target yang telah ditentukan setiap bulan.
Menurutnya, komunikasi antara mahasiswi dan pihak redaksi menjadi hal penting, terutama apabila terdapat jadwal perkuliahan agar kegiatan magang tetap berjalan dengan baik.
Sementara itu, pimpinan redaksi Gorontalo Post, Jitro Paputungan, menyambut baik kehadiran para mahasiswi magang dan menyatakan bahwa mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar Gorontalo Post selama masa magang berlangsung.
Para mahasiswi akan dilibatkan dalam kegiatan jurnalistik baik pada media cetak maupun media daring yang berada di bawah naungan Gorontalo Post.
“Karena kalian sudah kami terima secara resmi, berarti sudah menjadi bagian dari keluarga besar Gorontalo Post. Silakan belajar dan menulis berita dengan bertanggung jawab,” ujarnya.
Para mahasiswi juga diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik dengan sistem kerja yang fleksibel, selama tetap menjaga komunikasi dan memenuhi target penulisan berita yang telah ditetapkan.
Melalui program magang ini, para mahasiswi diharapkan mampu mengasah keterampilan menulis berita, memahami etika jurnalistik, serta membangun sikap profesional sebelum terjun ke dunia kerja. Jitro lebih menekankan terkait penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di ruang publik yang baik dan benar.
“Kalian adalah mahasiswa Bahasa Indonesia, tentunya harus memperhatikan betul penggunaan bahasa yang baik dan benar. Bahwa media itu berada di ruang publik yang bisa diakses siapa saja, makanya penggunaan bahasa sangat berpengaruh,”ujarnya.
Kerja sama antara Fakultas Sastra dan Budaya UNG dan Gorontalo Post telah berlangsung lama, dan menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang jurnalistik. (mg-05)












Discussion about this post