logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Sebelas Duabelas

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 29 July 2025
in Disway
0
Shadiq Khan dan Zohran Mamdani.--

Shadiq Khan dan Zohran Mamdani.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

HANYA orang moderat yang bisa diterima oleh orang banyak. Maka orang seperti Sadiq Khan menonjol. Yang rugi sebenarnya justru yang ekstrem. Kiri maupun kanan.

Jasa terbesar kaum e-ka-ki adalah: orang tengah seperti Sadiq Khan terpilih. Berkali-kali. Membuat sejarah. Baru ia yang pernah terpilih sebagai wali kota London untuk kali ketiga –ia terpilih lagi tahun lalu.

Related Post

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Reflek Radjimin

”Tengah” di London adalah ”tengah agak kiri” –mengingat demografi kirinya lebih kuat. Maka pikiran Sadiq Khan lebih banyak cocok dengan mayoritas di London: pro-lingkungan, anti brexit dan multikulturalisme.

Waktu referendum 2016: sebanyak 60 persen penduduk London pilih tetap bersama Eropa. Memang di keseluruhan Inggris yang menang adalah Brexit, tapi itu justru membuat Sadiq kian disukai di London.

Ia sendiri tidak pernah menutupi double minoritasnya: keturunan Pakistan dan Muslim. Ia tetap rajin ke masjid Al Muzzammil di London. Ia justru populer karena jujur membuka diri: ayahnya datang dari Pakistan dan ketika tiba di Inggris bekerja sebagai sopir bus.

Padahal keturunan Pakistan hanya tiga persen di London. Kalau di sana terlihat banyak yang mirip orang Pakistan mereka keturunan Bangladesh dan India. Ditotal memang bisa sampai 20 persen.

Keturunan Pakistan bisa menjadi wali kota London memang istimewa. Sadiq dipuja-puja saat berani merombak angkutan bus umum di London. Dari bus bensin dan diesel ke bus listrik. Bukan karena ayahnya mantan sopir bus, melainkan untuk membersihkan kota London dari polusi.

Taktik Sadiq-lah yang jempolan. Awalnya ia menanam jasa yang amat dalam: membekukan tarif bus kota selama lima tahun. Sejak tahun 2016. Untuk menutupi kekurangan penghasilan dilakukanlah ini: kendaraan yang menyumbang polusi besar dikenakan pajak polusi yang besar.

Maka kendaraan buatan sebelum tahun 2006 dikenakan pajak tambahan GBP 12 (poundsterling) setiap hari –sekitar Rp 200.000/hari. Itu yang bensin. Yang diesel lebih keras: buatan sebelum tahun 2015.

Setelah itu barulah Sadiq mengubah bus umum ke listrik. Bertahap. Kian banyak. Sebenarnya perubahan itu baru mencapai 20 persen sekarang ini. Tapi sudah terlihat mencolok.

Dengan perubahan itu, Sadiq kembali membekukan tarif bus kota di tahun 2025 ini. Alasannya: biaya operasional bus listrik lebih murah.

Nama Sadiq pun langsung melekat sebagai wali kota yang membuat revolusi angkutan umum di London. Bebas polusi. Di London bus listrik terbarunya buatan Spanyol dan Tiongkok –BYD.

Yang menarik bukan hanya bus listriknya, tapi bagaimana mengatur charging-nya. Ditentukanlah rute terpanjang bus itu sekitar 25 km. Di ujung-ujung rute disediakan pasokan listrik. Fast charging: 10 menit. Maka sepanjang hari bus listrik itu bisa beroperasi tanpa henti.

Selain tanpa suara, bodi bus listrik di London terlihat seperti bukan bus: rodanya hampir tidak kelihatan. Ada penutup roda. Terasa lebih ramah. Juga lebih aman.

Bus listrik model inilah yang kelihatannya akan mewabah di mana-mana. Pakistan yang impor BBM-nya menghabiskan devisa negara itu juga beralih ke bus listrik. Anda sudah tahu buatan mana. Bus-nya beda. Tiga gerbong. Bisa untuk 125 orang sekali angkut. Cocok juga untuk Jakarta.

Di London bus listriknya sebenarnya baru mencapai 20 persen. Sudah heboh. Di Beijing bus listrik sudah mencapai 95 persen tidak ada yang heboh. Saya tiba di Beijing Sabtu kemarin. Biasa-biasa saja. Dianggap sudah normal. Padahal ada 30.000 bus kota di Beijing.

Angka 95 persen tidak hanya di Beijing. Juga di kota-kota besar lain di Tiongkok. Sudah dianggap normal baru.

Tentu, harumnya nama Sadiq Khan bisa menguntungkan Zohran Mamdani sebagai calon wali kota New York. London dan New York adalah 11-12. Tapi Sadiq dan Zohran bisa 11-15. Mereka sama-sama Islam liberal. Sama-sama moderat. Sama-sama cinta sepak bola.

Kelebihan Sadiq, ia penggemar Liverpool. Kelebihan Zohran pernah mencetak gol di pertandingan sepak bola remaja. Hanya saja Zohran sedikit lebih miring ke kiri. Mungkin perlu ada orang yang menjewer telinga kanannya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Next Post
SEGERA DITANGANI - Kondisi akses Gorontalo Outer Ring Road (GORR) di Desa Isimu Utara, Kabupaten Gorontalo, yang tertutup longsor, Senin (28/7) sore. Lalu lintas kenderaan terhenti di masing-masing sisi jalan. (foto : istimewa)

Tertutup Longsor, Akses GORR Putus

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.