logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Anwar Berkeley

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 6 November 2024
in Disway
0
George Anwar dan Dahlan Iskan didampingi oleh Ari Sufiati serta Nico.--

George Anwar dan Dahlan Iskan didampingi oleh Ari Sufiati serta Nico.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SAYA ikut Ari Sufiati mengantarkan Nico ke University of California Berkeley. Perjalanan satu setengah jam dari rumahnyi di selatan Silicon Valley, tidak jauh dari kantor pusat Apple tempatnyi bekerja.

Nico adalah calon sarjana baru robotic Unair yang lolos tes program Global Leadership satu bulan di Amerika.

Related Post

Pet Byar

Randy Sunda

Gu Lebang

Gubuk Dea

Program itu dilahirkan oleh Ari Sufiati dan Dian Widhiati dari Houston. Dua wanita itu pendiri yayasan Indonesia Lighthouse, dan sama-sama pengurus inti IKA Unair wilayah Amerika.

Salah satu programnya: merasakan masuk kelas di UC Berkeley. Dua kali. Lalu ke lab di situ, dibimbing seorang profesor di sana.

Saya tidak ikut masuk kelas. Saya ikut ke lab mechanical engineering-nya.

Saya bertemu sang profesor pembimbing. Salaman. Namanya: George Anwar. Ia alumnus teknik nuklir dan teknik mesin di UC Berkeley. Lalu master dan doktornya di mechanical engineering.

“Kenapa nama belakang Anda Anwar?” tanya saya dalam bahasa Inggris.

“Saya kan orang Indonesia,” jawabnya, juga dalam Inggris.

“Indonesia? Dari mana?” tanya saya lagi masih dalam Inggris. Saya tidak sepenuhnya percaya.

Ia pun membuka tas kecil. Mengeluarkan paspor.

“This is my passport,” katanya.

Benar, paspor Indonesia. Hijau. Bergambar Garuda.

Saya buka paspor itu. Nama yang tertera di situ bukan George Anwar, tapi Djodji Anwar.

Ia lahir di Hong Kong. Ibunya orang Korea. Sejak umur 10 tahun sudah tinggal di San Francisco.

Kami pun ngobrol dalam bahasa Inggris dengan asyiknya. Ia duduk di kursi dekat lab 3-D printer yang lagi bekerja.

Seorang mahasiswa dari Thailand sedang ujian master di lab itu. Ia mengamati mesin cetak tiga dimensi itu sambil mengutak-atiknya.

Ini kali pertama saya melihat mesin cetak 3-D. Skala lab.

Di situ juga ada fasilitas lab terowongan udara. Tes-tes  tekanan udara dilakukan di situ.

Prof Djodji Anwar ternyata adik kelas menteri riset dan pendidikan tinggi yang sekarang ini: Prof Dr Satryo Soemantri Brodjonegoro. Yakni ketika Prof Satryo juga kuliah di UC Berkeley.

“Masih sering kontak beliau?”

“Masih. Meski beda kelas saya dulu sepermainan dengan beliau”.

“Anda punya berapa mahasiswa dari Indonesia?”

Prof Djodji Anwar menunduk. Wajahnya berubah. Terlihat sedih. Beberapa saat tidak berkata-kata.

“Zero,” katanya lirih. “Saya ingin sekali mendidik mahasiswa asal Indonesia,” tambahnya.

Ia pun emosional. “Kenapa ya tidak ada mahasiswa Indonesia di sini. Kenapa Indonesia tidak punya pengolahan bahan baku besi-baja,” katanya. “Di sini mahasiswa saja bisa bikin besi. Kok Indonesia tidak bisa,” tambahnya.

Djodji Anwar ternyata anak wartawan. Ayahnya, Anwar Rawi, adalah wartawan kantor berita Antara. Ditempatkan di Hong Kong. Yakni saat Adam Malik masih jadi pimpinan Antara pusat.

Di Hong Kong sang ayah bertemu gadis Korea yang pintar. Sang gadis bisa tujuh  bahasa: Korea, Inggris, Belanda, Kanton, Mandarin, Jepang, dan Prancis. Juga bahasa Indonesia.

Mereka pun kawin antar bangsa. Punya dua anak, yang bungsu diberi nama Djodji Anwar.

Dari Hong Kong sang ayah  dipindah ke Singapura. Ketika Adam Malik menjabat menteri luar negeri, Anwar Rawi ditawari jadi duta besar di Australia. Anwar menolak. Ia minta ditempatkan di Amerika –meski pun bukan sebagai dubes.

Ia mau biar pun hanya jadi staf biasa. Anwar Rawi ingin dua anaknya sekolah di Amerika. Akhirnya Adam Malik setuju: menugaskannya sebagai staf lokal di konsulat Indonesia di San Francisco. Saat itu usia Djodji Anwar 10 tahun.

Sang ayah memang sekampung dengan Adam Malik –terakhir menjabat wakil presiden Indonesia: dari Medan.

Prof Djodji Anwar terharu mengenang bapaknya: menolak jabatan jadi duta besar demi anaknya bisa sekolah di Amerika.

Sang ayah ingin anaknya kelak  kuliah di UC Berkeley. Alasannya: begitu banyak orang hebat Indonesia lulusan UC Berkeley: Widjojo Nitisastro, Ali Wardhana, Emil Salim… Mereka adalah tokoh-tokoh pembangun ekonomi Indonesia di awal orde baru. Mereka adalah teman-teman Adam Malik di kabinet awal Presiden Soeharto.

Ayah-ibunya itu kini sudah meninggal. Dimakamkan di Amerika. Mereka sempat melihat Djodji Anwar benar-benar diterima kuliah di UC Berkeley. Bahkan ikut hadir saat putra keduanya itu menjadi doktor engineering UC Berkeley.

Sang ayah juga masih melihat saat Djodji Anwar memberinya dua orang cucu –dari istri asal Filipina.

“Mengapa masih memegang paspor Indonesia?”

“Ini pesan ayah saya. Harus berjuang untuk Indonesia.”

Pagi ini, WIB, giliran saya ke Oakland. Ke kampung halaman Kamala Harris. Lihat coblosan pilpres di sana.

Inilah pilpres Amerika yang paling tidak bisa ditebak siapa pemenangnya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Pet Byar

Pet Byar

Saturday, 30 May 2026
Randy Sunda

Randy Sunda

Friday, 29 May 2026
Gu Lebang

Gu Lebang

Thursday, 28 May 2026
Gubuk Dea

Gubuk Dea

Wednesday, 27 May 2026
Wani Tenan

Wani Tenan

Wednesday, 27 May 2026
Masuk Istana

Masuk Istana

Tuesday, 26 May 2026
Next Post
IRIS Disambut Meriah di Pasar Taludaa, Ratusan Warga Bersatu Dukung Sang 'Panglima Pemekaran'

IRIS Disambut Meriah di Pasar Taludaa, Ratusan Warga Bersatu Dukung Sang 'Panglima Pemekaran'

Rekomendasi

KOMITMEN MELAYANI : Insan BRILian BRI Branch Office (BO) Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, berlangsung di halaman kantor BRI BO Gorontalo, Senin (1/6). (Foto: dok-bri)

Peringati Hari Lahir Pancasila, BRI BO Gorontalo Gelar Upacara, Tekankan Komitmen Melayani

Monday, 1 June 2026
TETAP RAMAI - Suasana pelelangan ikan di Kota Gorontalo yang selalu ramai kendati harga ikan mengalami fluktuasi lantaran cuaca buruk. (Foto: dok/ gorontalopost)

Cuaca Buruk Picu Fluktuasi Harga Ikan

Tuesday, 2 June 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail semeja bersama para gubernur se sulawesi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam kegiatan apresiasi Pemerintah Daerah di Kendari, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)

Gusnar Temui YSK Bahas Kredit ASN Pemkot, Pemotongan Gaji ASN Tetap Melalui Debit Otomatis

Tuesday, 2 June 2026
Iptu Gendut Hartono

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Anak di Bawah Umur Diimbau Tidak Berkendara

Tuesday, 2 June 2026

Pos Populer

  • KOMITMEN MELAYANI : Insan BRILian BRI Branch Office (BO) Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, berlangsung di halaman kantor BRI BO Gorontalo, Senin (1/6). (Foto: dok-bri)

    Peringati Hari Lahir Pancasila, BRI BO Gorontalo Gelar Upacara, Tekankan Komitmen Melayani

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Cuaca Buruk Picu Fluktuasi Harga Ikan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar Temui YSK Bahas Kredit ASN Pemkot, Pemotongan Gaji ASN Tetap Melalui Debit Otomatis

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Anak di Bawah Umur Diimbau Tidak Berkendara

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Satu Rumah di Dungaliyo Hangus Terbakar

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.