Gorontalopost.id – Memasuki bulan ramadan, orderan perbaikan/reparasi kursi di Kota Gorontalo meningkat.
Seperti halnya salah satu tempat reparasi kursi bekas di Jalan Pinang Tengah, Pulubala, Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Pantauan Gorontalo Post, Jumat (8/4), di tempat tersebut biaya reparasi kursi masih tetap stabil tidak ada kenaikan maupun penurunan. Harga yang ditawarkan kepada konsumen yakni Rp500 ribu sampai Rp1 juta sesuai dengan model kursinya.
Anita, owner salah satu tempat reparasi kursi bekas mengatakan, saat ini banyak stok kursi bekas yang masuk di bulan ramadan. Stok kursi bekas yang masuk mencapai 10 kursi dalam sehari.
”Selama bulan ramadan ini banyak stok kursi bekas yang masuk. Dalam sehari mencapai 10 lebih kursi. Sebelum bulan ramadan kursi bekas yang masuk tidak terlalu banyak, paling maksimal itu hanya 5 kursi dalam sehari. Harga yang kami tawarkan kepada konsumen Rp500 ribu sampai Rp1 juta tergantung model kursinya,” ujarnya.
Bobi, salah satu pengelola usaha reparasi kursi di Kecamatan Dungingi juga mengakui saat ini orderan reparasi kursi meningkat. “Bahkan sejak sebulan menjelang puasa sudah banyak kursi bekas yang masuk untuk diubah jadi baru lagi,” katanya.
Ia mengaku untuk bulan ramadan tahun ini orderan jauh lebih baik dibanding awal corona. “Alhamdulillah orderan memuaskan, bahkan kami harus lembur untuk kejar target,” ujarnya.(Mg01/dan)











Discussion about this post