logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Nasional

Core Business Penyelenggara Pemilu, Public Trust

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 23 November 2020
in Nasional
0
Core Business Penyelenggara Pemilu, Public Trust
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

NGETREN – Ngobrol etika penyelenggara pemilu yang diselenggarakan DKPP RI, di Hotel Aston Gorontalo, Senin (16/11) malam. (foto : wawan / gorontalo post)

GORONTALO – GP- Penegakan kode etik penyelenggara pemilu dilakukan oleh lembaga bernama Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Penanganan pelanggaran kode etik untuk penyelenggara pemilu di tingkat ad hoc, saat ini ditangani oleh kabupaten atau kota. Dulu, pada era DKPP periode 2012-2017 semua dugaan pelanggaran kode etik mulai dari KPU RI, Bawaslu RI sampai ke TPS, DKPP yang memeriksa.

Hal ini disampaikan Ketua DKPP, Prof. Muhammad dalam acara Ngetren Media (Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu) dengan Media di Kota Gorontalo, Senin (16/11). Ada yang istimewa dalam acara Ngetren Media ke-19 ini, yakni hadirnya sekaligus penyelenggara pemilu di tingkat pusat yakni, Ketua Bawaslu Abhan dan komisioner KPU, Viryan Azis. Melihat adanya kebutuhan agar penanganan pelanggaran kode etik bisa lebih efektif, maka melalui tripartit bersama KPU dan Bawaslu, DKPP mengusulkan jika ada pelanggaran etik jajaran ad hoc tidak perlu ke DKPP tetapi diselesaikan oleh atasannya langsung. KPU kab/kota untuk PPK ke bawah sedangkan Bawaslu kab/kota untuk Panwascam ke bawah. “Ada kebutuhan adanya peradilan etik yang cepat, sebab jika semuanya harus diselesaikan di DKPP, maka hampir pasti ada perkara-perkara yang tidak bisa diselesaikan karena durasi tahapan itu sudah selesai,” kata Prof. Muhammad.

Menurut Muhammad dalam pilkada yang paling banyak berperan adalah penyelenggara di tingkat ad hoc dibandingkan penyelenggara di tingkat permanen. “Mengapa kita harus lebih peduli pada penyelenggara ad hoc, hal ini tidak lepas dari tuduhan dan kecurigaan masyarakat yang memandang bahwa penyelenggara ad hoc sebagai ‘the part of problem’. “Penyelenggara ad hoc selalu dicurigai sebagai ‘the part of problem’, bagian dari masalah. Sebenarnya pemilu ini kondusif, sudah ‘on the track’ tetapi begitu oknum ad hoc bermain, pemilu mulai kacau misalnya menggeser suara dan seterusnya,” lanjutnya.

Related Post

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

Pesan Eyang Meri untuk Polri: Jadilah Polisi yang Baik

Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 83 Kantong Jenazah

KKIG Diminta Fokus Penguatan Kerukunan

Terkait tuduhan ini, menurut Muhammad penyelenggara pemilu harus mempunyai komitmen dalam niat, gagasan dan tingkah laku. Artinya penyelenggara pemilu harus menjadi bagian dari yang menghadirkan solusi atau jalan keluar bagi tantangan Pemilu khususnya tantangan pengawasan sehingga tuduhan “The Part of Problem” itu tidak terbukti. “Panwascam ke bawah, PPK ke bawah menghadapi ancaman menghadapi tekanan sekaligus menerima ancaman dan rayuan. Jadi sekali lagi DKPP berharap dalam perspektif penegakan kode etik, penyelenggara ad hoc terus dibekali dengan pengetahuan teknis kepemiluan, dan pengawasan tetapi juga harus selalu ditanamkan tentang kode etik,” lanjutnya.

Kepada para jurnalis, Muhammad menjelaskan terkait kode etik. “Kode etik ini sederhananya begini sahabat-sahabat jurnalis, concernnya bukan pada benar salah. Kalau benar salah itu ada di KPU dan Bawaslu karena sesuai aturan. PKPU nya bilang A … ya tegak lurus saja dengan A kalau Bawaslu bilang B, ya tegak lurus saja dengan B. Tidak cukup hanya tegak lurus dengan aturan tetapi juga bagaimana memastikan perilaku kita itu dalam koridor atau nilai kepatutan atau tidak patut,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Muhammad kembali mengimbau penyelenggara ad hoc agar tidak minum kopi di warung kopi sampai dilantiknya kepala daerah. Imbauan DKPP ini didasari alasan bahwa di banyak daerah, warung kopi biasanya adalah tempat terjadinya diskusi-diskusi baik yang positif maupun yang negatif. “Salahkan? tidak salah. Kopi anda beli sendiri, nikmati sendiri. Tetapi calon pemilih anda di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Pohuwato akan bertanya-tanya. Itu siapa Panwas? PPK? Timses?,” katanya lagi.

Core business KPU, Bawaslu, dan DKPP adalah ‘public trust’, menjaga, merawat, dan memelihara kepercayaan publik, karena jika tanpa kepercayaan publik meskipun penyelenggara telah bekerja dengan baik tetap saja akan menimbulkan kecurigaan. Masyarakat akan curiga jika melihat ada penyelenggara dan tim sukses berada di tempat ngopi yang sama. Ini yang dimaksud Prof. Muhammad sebagai perspektif etika. Bukan tentang benar salah, tetapi patut atau tidak patut.

Di akhir paparan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin ini mengapresiasi kehadiran jurnalis yang merupakan bagian yang sangat penting sebagai pilar ke empat demokrasi. “Saya sangat hormat dengan ideologi teman-teman jurnalis, bijak di garis tak berpihak,” pungkasnya. (tro/dkpp)

Tags: BawasluDKPPgorontaloKPUPemilihanpilkada

Related Posts

Inspeksi manajemen PT Pertamina ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi Manado terkait kesiapan operasional selama ramadan dan idulfitri 2026. (foto: dok-pertamina)

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

Friday, 13 February 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaburkan bunga di atas makam mendiang Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri dari mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2). (foto: Divisi Humas Polri)

Pesan Eyang Meri untuk Polri: Jadilah Polisi yang Baik

Thursday, 5 February 2026
Operasi pencarian korban tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, beberapa hari lalu. (Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 83 Kantong Jenazah

Wednesday, 4 February 2026
Pelantikan pengurus KKIG Sulawesi Utara, berlangsung di ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (21/1) malam. (foto: dok/pemprov)

KKIG Diminta Fokus Penguatan Kerukunan

Friday, 23 January 2026
Panen raya jagung di lokasi Yonif TP 824/MO’E’A dihadiri Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus dan Gubernur Gorontalo yang diwakili Sekdaprov Sofian Ibrahim, Kamis (22/1/2025). (Foto : dok/adc-Sekdaprov)

Dihadiri Pangdam XIII Merdeka, Yonif TP 824 Panen Raya Jagung

Friday, 23 January 2026
Budi Gunadi Sadikin

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Menkes Sebut Pemerintah ‘Suntik’ Rp 20 Triliun

Friday, 23 January 2026
Next Post
Letkol Inf. Lawdewick Pimpin Yonif 713

Letkol Inf. Lawdewick Pimpin Yonif 713

Discussion about this post

Rekomendasi

PK Ormawa dan P2MW Jadi Senjata FSB UNG Kejar Prestasi Nasional

PK Ormawa dan P2MW Jadi Senjata FSB UNG Kejar Prestasi Nasional

Monday, 2 March 2026
Logo Majelis Ulama Indonesia

MUI Desak RI Keluar dari BoP, Kecam Serangan Amerika-Israel ke Iran

Monday, 2 March 2026
Truk odol saat diamankan petugas karena melanggar ketentuan angkutan barang.

Kapolda Gorontalo Amankan Truk ODOL, Cegah Potensi Kecelakaan dan Kerusakan Infrastruktur

Monday, 2 March 2026
Basri Amin

Jejak “Islam Gorontalo” di Nusantara

Monday, 2 March 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi--

    Kasus PETI Saripi Jadi ‘Bola Pingpong’, Berkas Perkara Dikembalikan Kejati ke Polda

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • THR PPPK-PW, Dana Cukup, Pemda Boleh Cairkan

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • THR Tunggu Presiden Pulang, Menkeu Sebut Presiden yang Umumkan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Adhan Ancam Tinggalkan Gerindra, Terkait BSG Sesalkan Fraksi di Deprov Tak ‘Bertaji’

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.