Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo mencatat capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingga akhir tahun 2025, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) berhasil melampaui target dengan capaian mencapai 102 persen.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja langsung di sektor-sektor penghasil pendapatan.
“ASN di lapangan adalah ujung tombak. Mereka bekerja maksimal memastikan target pendapatan daerah tercapai,” ujar Adhan dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan HUT ke-298 Kota Gorontalo, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, capaian itu diraih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah daerah. Langkah pengendalian belanja difokuskan pada pos-pos yang dinilai tidak berdampak langsung terhadap pelayanan dan pembangunan.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pengurangan belanja operasional, termasuk meniadakan konsumsi dalam rapat internal organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam mengelola anggaran secara lebih efektif.
“Efisiensi harus dimulai dari hal kecil. Rapat internal tidak lagi dibebani konsumsi, sehingga anggaran bisa dialihkan ke kebutuhan yang lebih prioritas,” jelasnya.
Adhan menegaskan, disiplin dalam pengelolaan keuangan menjadi kunci utama menjaga stabilitas fiskal daerah. Dengan manajemen anggaran yang terukur, pemerintah tetap mampu memenuhi kewajiban, baik kepada ASN maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga memastikan bahwa di tengah berbagai tantangan ekonomi, Pemkot Gorontalo tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak pegawai dan peningkatan kualitas layanan publik.
“Yang terpenting adalah keseimbangan. Hak pegawai terpenuhi, sementara masyarakat juga tetap mendapatkan pelayanan yang optimal,” pungkasnya.(adv)














Discussion about this post