Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali menegaskan pentingnya pengawasan penggunaan telepon genggam di kalangan anak-anak.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kasus pelecehan yang melibatkan pelajar usia dini di daerah tersebut. Dalam rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) yang berlangsung belum lama ini di Bandhayo Lo Yiladia.
Adhan menyebut adanya kasus terbaru yang diduga melibatkan siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Menurutnya, penyalahgunaan telepon genggam menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya perilaku menyimpang di kalangan anak-anak. Karena itu, pengawasan dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga pemerintah dinilai sangat krusial untuk mencegah kasus serupa terulang.
Adhan juga menegaskan, pemerintah kota akan memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui agenda ron kelurahan yang akan digelar usai perayaan Lebaran Ketupat.
Dalam kegiatan tersebut, isu pengawasan anak, terutama dalam penggunaan gadget, akan menjadi fokus utama sosialisasi. Ia meminta para lurah untuk menghadirkan masyarakat secara luas agar pesan pencegahan dapat tersampaikan secara maksimal.
Selain itu, instansi terkait seperti DPPKBP3A juga diminta lebih aktif melakukan pengawasan dan pendampingan di lapangan. “Upaya ini penting agar kasus-kasus pelecehan bisa ditekan dan tidak terus berulang di Kota Gorontalo,” tegasnya.(adv)














Discussion about this post