Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Adhan Dambea mengancam meninggalkan Partai Gerindra. Hal ini dipicu dari penilaianya terhadap kurang kritisnya Fraksi Gerindra di DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Sulut-Gorontalo (BSG) baru-baru ini.
Hasil RUPS BSG yang dimaksud adalah penunjukan menantu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Rania Riris Ismail menjadi salah satu komisaris pada ‘torang pe bank’ itu.
“Saya akan keluar dari Gerindra, karena tidak kritis terhadap pengangkatan komisaris BSG di RUPS kemarin,” tegas Adhan usai menghadiri sidang paripurna yang diselenggarakan DPRD Kota Gorontalo pada Senin (23/2) malam.
Adhan curiga kurang tajamnya Gerindra di Deprov Gorontalo lantaran Ketua Fraksi Gerindra, punya kerabat dekat dengan pejabat Pemprov yakni salah satu pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Adhan, Gerindra harusnya mengambil langkah tegas. Karena untuk duduk di jabatan Komisaris BSG, banyak figur yang lebih layak sebagai wakil dari Gorontalo.
Bukan cuma itu, Adhan yang juga mantan anggota Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencium aroma nepotisme yang sangat kuat dalam penetapan struktur komisaris BSG dalam RUPS yang berlangsung di Manado itu.
“Partai lain sudah ambil sikap. Seperti NasDem, yang disampaikan melalui Umar Karim,” ujarnya sembari mengapresiasi Umar Karim yang lantang menyuarakan hal tersebut.
Umar Karim sendiri dengan tegas menyatakan bahwa apabila ditemukan bukti awal yang cukup terkait dugaan unsur nepotisme dalam proses pengangkatan komisaris BSG, DPRD memiliki hak konstitusional untuk mengambil langkah lanjutan.
Bahkan, lanjut Umar, pengusulan dan pengangkatan komisaris BSG itu berpotensi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
“Jika cukup bukti awal bahwa pengangkatan itu memiliki unsur nepotisme, saya tidak segan-segan menggunakan hak pengawasan DPRD,” tegasnya, tanpa merinci hak apa yang akan ditempuh.(rwf)













Discussion about this post