Gorontalopost.co.id — Momentum kebersamaan dan kepedulian sosial terasa kuat dalam peresmian Asrama Panti Asuhan Gedung Gambuta Al-Hasanah yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal tingkat Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (12/2). Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat penambang dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yatim.
Peresmian asrama yang berlokasi di Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, DR.Iwan Mustafa.S.E., M.Si., M.A.s Turut hadir unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kabupaten Bone Bolango, tokoh-tokoh masyarakat penambang Suwawa, serta penceramah Muhamad Rizal Panigoro.
Dalam sambutannya, Sekda Bone Bolango menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian asrama tersebut. Ia mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Koperasi Gambuta Mining Niaga dalam membangun kembali fasilitas yang sebelumnya terbengkalai dan memprihatinkan.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat bersama-sama meresmikan asrama bagi anak-anak yatim. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang tentu sangat membantu peran pemerintah daerah dalam menjalankan tanggung jawab sosial,” ujar Iwan Mustafa.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap anak-anak yatim bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberadaan asrama yang layak akan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak, baik dari sisi pendidikan maupun pembinaan karakter.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam pengembangan panti asuhan tersebut ke depan. Dukungan itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, sekaligus menunjang pendidikan anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Koperasi Gambuta Mining Niaga, Harvey Tangahu, S.Pd menjelaskan bahwa pembangunan kembali asrama tersebut berangkat dari keprihatinan atas kondisi bangunan yang telah lama terbengkalai.
“Bangunan ini sebelumnya tidak terurus dan kondisinya sangat memprihatinkan. Kami berinisiatif untuk membenahi dan menghidupkannya kembali agar bisa dimanfaatkan oleh anak-anak panti asuhan,” ungkap Harvey.
Ia menambahkan, koperasi yang dipimpinnya tidak hanya bergerak di sektor usaha, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam bidang sosial, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi merupakan wadah bersama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat secara luas.
Harvey juga menyampaikan rencana jangka panjang koperasi untuk mengembangkan berbagai unit usaha. Apabila seluruh program berjalan optimal, pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk kemungkinan hibah bagi panti asuhan dan yayasan yang menaunginya.
“Koperasi ini milik bersama. Kami membuka ruang bagi siapa saja yang ingin bergabung demi memperkuat ekonomi kerakyatan dan peningkatan sumber daya manusia. Harapannya, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan peresmian yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal tersebut berlangsung penuh kehangatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, momentum itu juga memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan di wilayah Suwawa Tengah.(tha/*)










Discussion about this post