Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Program Kampus Berdampak yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI sejak 2025 dinilai menjadi momentum penting untuk mengakhiri praktik pendidikan tinggi yang terlalu akademik-sentris dan minim sentuhan langsung kepada persoalan masyarakat.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh lagi terjebak sebagai “menara gading” yang hanya sibuk pada pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah, tanpa menghadirkan solusi konkret bagi problem sosial di sekitarnya.
Menurut Munawir, kehadiran Kampus Berdampak merupakan respons atas kebutuhan masyarakat yang menuntut peran perguruan tinggi lebih nyata dan relevan.
“Perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, harus hadir sebagai bagian dari solusi. Ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di jurnal, tetapi harus dihilirisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Munawir.
Ia menjelaskan, tantangan utama pendidikan tinggi saat ini adalah pergeseran paradigma. Kampus dituntut bertransformasi dari orientasi akademik semata menuju institusi yang solutif, adaptif, dan kontekstual dengan kebutuhan daerah.
Munawir juga menilai bahwa selama ini pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi kerap berjalan normatif, tanpa ukuran dampak yang jelas bagi masyarakat.
Melalui Program Kampus Berdampak, pemerintah ingin memastikan bahwa pengabdian dan riset kampus benar-benar menjawab persoalan riil, mulai dari sosial, ekonomi, hingga lingkungan.
“Kami tidak ingin kampus hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Di Gorontalo sendiri, Munawir berharap kampus-kampus dapat lebih aktif mengambil peran dalam penyelesaian persoalan daerah, seperti penguatan ekonomi masyarakat, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program Kampus Berdampak diharapkan menjadi tolok ukur baru kinerja perguruan tinggi, bukan hanya dari capaian akademik, tetapi dari sejauh mana keberadaan kampus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Tr-76)













Discussion about this post