Gorontalopost.co.id — Komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia kembali ditunjukkan oleh Biomasa Group, perusahaan energi terbarukan yang beroperasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) bertajuk Biomasa Peduli, perusahaan ini menyalurkan beasiswa pendidikan kepada ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di desa-desa binaan.
Biomasa Group yang terdiri dari PT Inti Global Laksana (IGL), PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL), dan PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) memberikan bantuan beasiswa kepada total 195 siswa dan mahasiswa.
Program ini menyasar pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga mahasiswa perguruan tinggi yang berasal dari 15 desa, dan penyerahan beasiswa ini berlangsung pada.Rabu (7/1).di Pelabuhan Lalape, Kecamatan Popayato. Kabupaten Pohuwato.
Bantuan beasiswa tersebut disalurkan secara rutin setiap bulan dan dirancang untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima. Bagi sebagian masyarakat di desa, biaya pendidikan masih menjadi tantangan besar, mulai dari kebutuhan perlengkapan sekolah hingga biaya penunjang lainnya.
Kehadiran program ini diharapkan dapat memastikan anak-anak tetap dapat mengenyam pendidikan secara berkelanjutan tanpa harus terhambat persoalan biaya.
Direktur Biomasa Group, Zunaidi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan masyarakat. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di desa binaan agar mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Zunaidi
Sepanjang satu tahun pelaksanaan program, Biomasa Group mengalokasikan anggaran sebesar Rp360 juta. Dana tersebut digunakan untuk membiayai beasiswa bagi 90 siswa SD, 45 siswa SMP, 45 siswa SMA, serta 15 mahasiswa perguruan tinggi. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, mulai dari pembelian buku, alat tulis, seragam sekolah, hingga keperluan akademik lainnya.
Selain program beasiswa, Biomasa Group juga secara konsisten menjalankan kegiatan sosial lainnya. Salah satunya adalah penyaluran santunan kepada anak yatim piatu yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali di seluruh desa binaan. Setiap desa menerima santunan untuk 10 anak, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Program CSR Biomasa Group mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, menyampaikan penghargaan atas kontribusi perusahaan dalam mendukung program pendidikan daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan di sektor pendidikan.
“Kami mengapresiasi PT BJA Group yang telah membantu program pemerintah melalui beasiswa pendidikan. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, dibutuhkan sinergi semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan,” ujar Arman.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Pohuwato, Suharsi Igirisa, yang juga merupakan mantan Bupati Pohuwato. Ia menilai program beasiswa tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong kemajuan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.
“Program ini sangat membantu para siswa agar lebih semangat menempuh pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Jika pendidikan anak-anak kita maju, maka daerah kita juga akan berkembang,” ungkap Suharsi.
Sementara itu, rasa syukur disampaikan langsung oleh para penerima manfaat. Salah seorang penerima beasiswa, Tabita Sumampouw, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Ia berencana menggunakan dana beasiswa untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya.
“Beasiswa ini sangat membantu orang tua saya. Uangnya akan saya gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah,” ujar Tabita dengan penuh haru.
Bagi Tabita dan ratusan siswa lainnya, bantuan dari Biomasa Group bukan sekadar dukungan finansial, melainkan juga motivasi dan harapan untuk terus berjuang meraih cita-cita melalui jalur pendidikan.
Melalui program ini, Biomasa Group berharap dapat ikut mencetak generasi muda yang berpendidikan, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(tha/**)












Discussion about this post