Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Warga masyarakat Kota Gorontalo sangat senang dengan program penanganan sampah yang dirintis Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel.
Hal itu dibuktikan dengan antusiasnya warga melakukan pembayaran retribusi jauh hari sebelum jatuh tempo. “Mereka (Masyarakat) juga tanpa ditagih langsung meminta barcode untuk membayar retribusi sampah,” ungkap Camat Kota Tengah, Sutami Suratinoyo, Selasa (6/1/2026).
Antusias warga ini menjadi bukti bahwa ide Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Gobel dalam mengatasi persoalan sampah sangat dirasakan di tingkat bawah. Sayangnya, ada segelintir oknum yang membuat isu miring, bahkan tak sesuai fakta terkait penanganan sampah di Kota Gorontalo.
Namun, isu yang dibuat tersebut, tak diambil hati oleh Wali Kota Adhan dan Wawali Indra. Karena bagi mereka, yang terpenting adalah efek dari program dibuat dapat dirasakan oleh publik.
Dalam mengurai sampah sendiri, sudah banyak yang dibuat Wali Kota Adhan dan Wawali Indra. Diawali dengan menambah truk sampah untuk sembilan kecamatan pada Ramadan tahun 2025. Selanjutnya Adhan berupaya atau melobi BTN untuk menambah armada truk sampah.
Hasilnya positif, sembilan truk diberikan BTN ke Pemerintah Kota Gorontalo. Tidak sampai disitu, Wali Kota Adhan dan Wawali Indra membuat kebijakan pengadaan gerobak motor (Getor) listrik pengangkut sampah untuk 50 kelurahan.
Hasilnya sangat positif, pengangkutan sampah kini hingga masuk ke lorong-lorong kecil yang ada di Kota Gorontalo. Meski demikian, warga tetap diimbau untuk peduli dengan sampah. Karena dalam mengatasi persoalan yang sudah menjadi isu nasional ini, butuh peran dari masyarakat.(adv)













Discussion about this post