Gorontalopost.co.id, LIMBOTO — Hujan yang turun sejak sore hingga minggu malam (4/1/2026), membuat tanggul yang ada di Dusun lV, Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat jebol, dan mengakibatkan banjir menerjang rumah penduduk.
Pantauan Gorontalo Post, meskipun ketinggian air hanya sebetis orang dewasa, tetapi arus air begitu deras dan juga banyak warga sekitar yang ke luar ke jalan, membuat macet jalan Trans Sulawesi. Terlihat air mulai masuk merembet ke rumah-rumah warga sekitar, mulai dari komplek SMPIT Lukmanul Hakim, hingga kompleks Pesantren Al Falah.
“Air begitu cepat dan deras, seumur—umur kami di sini, tidak pernah banjir. Ini karena tanggul belakang yang jebol, sehingga air cepat naik dan masuk ke jalan hingga pemukiman warga,” ungkap Lani Pasi (43) warga sekitar.
Plt Kepala Desa Tunggulo, Herman Radjak mengaku, saat ini pihaknya telah melakukan pemantauan kondisi warga dan pemukimannya, serta melakukan komunikasi, baik dengan pemerintah kecamatan hingga pemerintah daerah.
“Alhamdulillah hujan sudah berhenti, semoga banjir ini akan segera surut, agar warga bisa kembali ke rumah. Kami pun tetap mengimbau agar masyarakat tetap waspada,” harapnya. (Wie)











Discussion about this post