Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Ada hal menarik terungkap dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sabtu (3/1/2026). Kehadiran sosok Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menjadi perbincangan hangat di kalangan politikus Gorontalo.
Bupati Bonbol dua periode ini menjadi kans kuat bakal memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP menggantikan mantan Bupati Gorontalo dua periode, Nelson Pomalingo, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW PPP Gorontalo.
Kehadiran Ismet Mile dalam Muswil ke 6 PPP menimbulkan banyak spekulasi terutama bagi para kader partai berlambang Ka’bah. Pasalnya, selain ikut menjemput Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono di Bandara Djalaludin Gorontalo.
Ismet juga nampak memasang baliho besar di depan di Grand Q Hotel Kota Gorontalo. Dalam baliho tersebut terpampang foto Ismet Mile dan Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.
Bahkan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah yang juga Ketua DPD I Partai Golkar juga turut mempertanyakan kehadiran Ismet Mile dalam forum Muswil PPP tersebut.
“Saya jadi penasaran kok ada pak Ismet Mile di Muswil PPP. Jangan-jangan pak Ismet ikut nyalon juga jadi Ketua DPW PPP ya, “ujar Idah saat memberikan sambutan di momen Muswil tersebut. Celetukan Idah Syahidah ini disambut tepuk tangan dan suara riuk dari para tamu undangan yang hadir.
Menurutnya, Muswil VI PPP Gorontalo harus mampu melahirkan keputusan-keputusan visioner yang menjawab tantangan riil masyarakat Gorontalo, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga menjaga kerukunan sosial dan keagamaan.
Selain itu, Idah Syahidah juga berharap Muswil ini menghasilkan kepengurusan yang solid serta mampu membangun sinergi positif dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan yang berpihak kepada rakyat.
“Kami, Pemerintah Provinsi Gorontalo, membuka ruang seluas-luasnya bagi Partai Persatuan Pembangunan dan seluruh partai politik untuk terus berkontribusi dalam perumusan kebijakan yang inklusif, demi terwujudnya Provinsi Gorontalo yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, kepada awak media menjelaskan, terkait kemungkinan Ismet Mile bergabung dan memimpin partai berlambang Ka’bah, bahwa siapapun yang ingin bergabung dengan PPP akan disambut baik, termasuk tokoh-tokoh masyarakat seperti Ismet.
“Siapapun yang ingin bergabung kita welcome, baik itu tokoh-tokoh masyarakat dan lainnya untuk berjuang,” ujar Mardiono usai membuka Muswil VI PPP Gorontalo.
Saat ditanya mengenai kriteria Ketua DPW PPP Gorontalo pengganti Nelson Pomalingo, Mardiono tidak memberikan nama spesifik. Dia menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme musyawarah yang berlaku.
“Jadi, ini nanti akan dilakukan musyawarah untuk memilih formatur ada keterwakilan dari DPW, DPC dan kemudian akan dipandu sebagai ketua tim formatur nya dari DPP partai PPP dan nanti untuk Gorontalo ini formaturnya nanti saudara Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan A. Uskara nanti akan menjadi bagian dari untuk membahas dan menyusun kepengurusan untuk periode 2026 dan 2031,”jelasnya.
Mardiono menambahkan, sosok ketua terpilih nantinya harus memiliki kekuatan untuk mengurus partai. Selain itu, pimpinan baru wajib mampu melengkapi struktur organisasi di tingkat daerah.
“Kita PPP terbuka kalau-kalau kader kemudian nanti kalau ada anggota masyarakat tokoh masyarakat yang bergabung berjuang bersama dengan Partai Persatuan Pembangunan kita welcome karena kita tidak tertutup,”kata Mardiono.
Smentara itu Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan pihaknya akan menggunakan sistem formatur. Tim formatur yang terdiri atas 5 orang, masing-masing 1 orang dari DPP, 1 orang DPW, dan 3 orang DPC, yang nantinya akan menyusun usulan pengurus untuk diserahkan ke DPP.
“Ya, Alhamdulillah termasuk ketua terpanjang untuk PPP saya 10 tahun pergantian sudah 6 kali. Memilih ketua di PPP ini mekanisme melalui formatur sehingga nanti sebentar dan sekarang belum ada ketua yang terpilih yang terpilih baru formatur ada lima orang tiga dari DPC satu DPW dan DPP,” kata Nelson Pomalingo.
“Nanti setelah formatur terpilih baru lah kita merumuskan siapa ketua dan seluruh jajarannya sehingga diberi waktu kita kurang lebih 20 hari ke depan,” tambahnya.
Menanggapi isu Bupati Bone Bolango Ismet Mile bergabung dalam partai, Nelson juga menyebut Ismet digadang-gadang menjadi calon Ketua DPW Provinsi Gorontalo. Namun, dia menegaskan pemilihan ketua diserahkan melalui mekanisme Muswil.
“Saya sudah menyampaikan saya ingin ada pembaharuan semangat baru. Kemudian saya tidak mencalonkan lagi yang kedua dari internal ada ketua DPC yang potensial dan terakhir eksternal dua, tiga Minggu terakhir muncul yaitu pak Bupati Bone Bolango Ismet Mile ini kita serahkan melalui mekanisme pemilihan dan beliau juga sudah komunikasi sudah sowan ke saya ke DPP dan seterusnya tapi kembali keputusan Muswil,” tutup Nelson.
Sementara itu Ismet Mile, menyampaikan pandangannya terkait dinamika politik dan peran partai. Ia menegaskan bahwa keterlibatannya dalam berbagai kegiatan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
Terkait dorongan untuk maju dalam kontestasi pemilihhan Ketua DPW PPP Gorontalo, Ismet Mile menyatakan kesiapan untuk mengabdi demi kepentingan rakyat apabila mendapat kepercayaan. “Prinsipnya saya siap, namun setiap keputusan diserahkan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan dan aspirasi masyarakat,”kata Ismet Mile.
Ismet mengaku dirinnya dengan PPP itu sudah lama, bahkan orang tuanya mantan ketua PPP di Sulawesi Utara. Namun semuanya ia kembalikan sesuai dengan mekanisme yang ada. Saat ditanya apakah ia akan maju atau tidak, Ismet menyampaikan dalam kamus hidupnya ia selalu siap.
Meskipun nama Ismet Mile muncul, namun ia harus siap bersaing ketat dengan beberapa figure internal. Disisi lain nama Awaludin Pauweni resmi menjadi satu-satunya nama yang masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Gorontalo.
Hal ini mengemuka dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Gorontalo yang digelar di Kota Gorontalo. Awaludin menjelaskan, pencalonan dirinya merupakan hasil usulan dari sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa dan dibahas dalam forum sidang serta kesepakatan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat PPP. “Rekomendasi ini masih sebatas usulan dari DPC ke DPP. Artinya, prosesnya belum final karena keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan DPP,” ujar Awaludin.
Ia menegaskan bahwa Muswil bukanlah tahapan penetapan Ketua DPW, melainkan forum konsolidasi organisasi dan penyampaian aspirasi kader di daerah. Seluruh mekanisme selanjutnya akan berjalan sesuai dengan aturan dan anggaran dasar rumah tangga partai. (roy)












Discussion about this post