Gorontalopost.co.id — Kejadian penikam berujung tewasnya seorang pemuda berinisial RS (30) ditemukan tewas setelah menjadi korban penikaman di area sekitar sebuah kafe, di Kelurahan Olohuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (30/12).
Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu pengaruh minuman keras dan berujung pada aksi kekerasan yang menelan korban jiwa. Peristiwa ini melibatkan terduga pelaku berinisial KA (35), yang diketahui merupakan residivis kasus serupa.
Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi, sehingga aparat kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memburu pelaku yang kabur.
Kapolres Bone Bolango AKBP Supriantoro melalui Kasat Reserse Kriminal Polres Bone Bolango, AKP Yudhi Prastyo, dalam keterangan pers kepada awak media mengungkapkan kronologi kejadian berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi.
Menurutnya, korban dan pelaku sebelumnya berada di salah satu kafe di wilayah Bone Bolango dan sempat menghabiskan waktu bersama sambil mengonsumsi minuman keras.
“Korban dan pelaku bertemu di kafe dan minum bersama. Saat itu, keduanya berada di bawah pengaruh minuman keras,” jelas AKP Yudhi.
Insiden bermula sekitar pukul 01.00 Wita hingga 03.00 Wita. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, korban dan pelaku di duga cekcok dan beberapa kali menantang terduga pelaku untuk berkelahi.Pelaku sempat menolak ajakan korban dan meminta korban mencari orang lain untuk berkelahi.
Namun, situasi semakin memanas ketika korban terus mengikuti dan menunggu pelaku, termasuk saat pelaku hendak keluar dari toilet. Tantangan kembali dilontarkan korban, hingga akhirnya emosi pelaku tersulut.
“Korban menantang pelaku berkelahi sebanyak tiga kali. Pelaku sempat menolak, tetapi karena korban terus memprovokasi, pelaku menjadi kesal,” ungkap Kasat Reskrim.
Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban. Tusukan diarahkan ke bagian dada kiri dan dada kanan korban sebanyak tiga kali. Akibat luka serius tersebut, korban langsung terjatuh di lokasi kejadian.
“Setelah korban terjatuh, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Sebelum kabur, pelaku sempat menendang korban,” tegas AKP Yudhi.
Korban yang mengalami luka parah dibiarkan tergeletak di sekitar area kafe. Baru pada pukul 07.30 Wita, seorang saksi mata melihat korban dalam kondisi tak bernyawa di salah satu bidang tanah dekat lokasi kejadian. Saksi tersebut kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Kabila.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian segera bergerak cepat. Sekitar pukul 08.00 Wita, personel Polres Bone Bolango bersama Tim Resmob Polda Gorontalo mendatangi kediaman terduga pelaku di wilayah Andalas, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pihak.
“Pelaku berhasil kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan dan langsung dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Yudhi.
Saat ini, terduga pelaku KA telah diamankan dan ditahan di sel tahanan Polda Gorontalo dan barang bukti sebilah pisau yang di gunakan terduga pelaku telah di amankan polisi. (tha)











Discussion about this post