Gorontalopost.co.id, PUNCAK BOTU — Penyaluran bantuan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Gorontalo masih menghadapi sejumlah hambatan. Hal ini terungkap dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, yang dipimpin oleh Ketua Tim Reses, Erwin Ismail.
Dalam pertemuan tersebut, Erwin Ismail mengungkapkan bahwa kendala utama terjadi pada proses verifikasi proposal bantuan, karena beragamnya jenis dan merek barang yang diajukan pelaku IKM. Kondisi ini menyulitkan proses pengadaan yang dilakukan oleh dinas terkait.
Dari total anggaran sebesar Rp4 miliar, tercatat terdapat sekitar 160 proposal yang diajukan, dengan lebih dari seribu item barang yang harus diverifikasi satu per satu. Kompleksitas ini menyebabkan penyaluran bantuan kemungkinan besar belum dapat rampung pada tahun anggaran ini.
Erwin Ismail menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong agar penyaluran bantuan IKM ke depan dapat dilakukan secara lebih efektif, tepat waktu, dan tepat sasaran. Menurutnya, program bantuan tersebut sangat penting bagi pelaku usaha kecil menengah dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi lokal.
“Kami memahami bahwa verifikasi itu penting, tetapi harus ada penyederhanaan mekanisme agar bantuan tidak terhambat terlalu lama. Tahun depan, kami harap penyaluran bisa lebih cepat dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku IKM,” ujar Erwin Ismail.
Selain itu, DPRD juga meminta agar dinas teknis memperbaiki sistem pendataan dan evaluasi agar pengadaan barang dapat dilakukan lebih efisien tanpa mengurangi transparansi dan akuntabilitas. (rmb)













Discussion about this post