logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Headline

Kohati HMI, Angkat Ketangguhan Perempuan Lewat Buku

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 17 October 2025
in Headline
0
Kohati HMI Cabang Bogor, Fauzia Noorchaliza Fadly Tantu, saat foto bersama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kamis (16/10/2025). (F. Istimewa)

Kohati HMI Cabang Bogor, Fauzia Noorchaliza Fadly Tantu, saat foto bersama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kamis (16/10/2025). (F. Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Di tengah tantangan zaman dan perubahan sosial yang kian cepat, sekelompok perempuan muda dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor, menghadirkan gagasan segar tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa.

Mereka menuliskannya dalam sebuah buku berjudul Perempuan Berdaya Membangun Generasi Dikdaya, karya kolektif yang memadukan semangat intelektual, empati sosial, dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia.

Buku tersebut digagas oleh Kohati HMI Cabang Bogor di bawah kepemimpinan Fauzia Noorchaliza Fadly Tantu, perempuan asal Manado, kelahiran 18 Mei 2000. Lulusan S1 Biologi ini kini juga aktif sebagai fungsionaris PB HPMIG dan Ketua Umum Kohati HMI Cabang Bogor.

“Buku ini adalah mega program kami. Kami ingin mengangkat isu-isu perempuan dari sudut pandang yang lebih luas, bukan hanya melihat perempuan sebagai individu, tetapi sebagai bagian dari ruang hidup dan lingkungan sosialnya,” ujar Fauzia saat ditemui usai kegiatan Dinas PPPA Provinsi Gorontalo, di Grand Q, Kamis (16/10/2025)

Related Post

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Dalam buku tersebut, berbagai tema penting dibahas dengan pendekatan reflektif dan ilmiah. Beberapa di antaranya adalah tentang perempuan di garis krisis iklim, perempuan sebagai penggerak ekonomi, peran perempuan dalam bidang pertanian dan peternakan, dunia yang ramah anak dan perempuan, serta refleksi menjadi perempuan pejuang.

Melalui tema-tema tersebut, para penulis ingin menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar objek pembangunan, tetapi juga penggerak dan pelaku utama di berbagai sektor.

“Dalam isu krisis iklim misalnya, perempuan sering menjadi korban paling terdampak, terutama yang tinggal di wilayah pesisir atau hutan. Tapi di sisi lain, perempuan juga memiliki potensi besar sebagai penjaga keberlanjutan lingkungan,” jelas Fauzia.

Buku ini juga menyoroti pentingnya pengakuan terhadap peran perempuan dalam ekonomi dan pertanian. Selama ini, kontribusi perempuan di sektor-sektor tersebut sering luput dari perhatian, padahal perannya sangat vital. “Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya konsumen, tetapi juga penggerak ekonomi yang berdaya,” tambahnya.

Fauzia menuturkan, ide penulisan buku ini lahir dari keprihatinan atas cara pandang terhadap perempuan yang sering kali sempit. Isu perempuan kerap dibahas dalam lingkup personal, padahal ada ruang hidup yang lebih luas di mana perempuan berjuang. “Kami ingin perempuan sadar bahwa mereka punya peran besar dalam menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” katanya.

Dalam pandangan Fauzia, perempuan adalah tiang negara sekaligus episentrum peradaban. Ia mengutip pepatah lama yang menyebutkan bahwa jika perempuannya baik, maka negara pun akan baik. “Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari perempuan yang sehat, cerdas, dan berdaya, akan lahir generasi yang tangguh,” tuturnya.

Istilah dikdaya yang digunakan dalam judul buku diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia yang berarti “tidak terkalahkan”. Namun, bagi Fauzia dan rekan-rekannya, dikdaya dimaknai sebagai ketangguhan.

“Kami tidak ingin disebut tidak terkalahkan dalam arti sombong, tapi tangguh dalam arti kuat, mandiri, dan tidak mudah menyerah. Indonesia butuh generasi seperti itu — bukan generasi stroberi yang rapuh,” ujarnya dengan senyum lebar.

Proses penulisan buku ini berlangsung selama enam bulan, dimulai pada Februari dengan tahap sosialisasi, dilanjutkan pelatihan penulisan pada Maret dan April, lalu proses penyusunan esai ilmiah pada Mei hingga Juli. Buku dicetak pada Agustus, memperoleh ISBN di bulan September, dan resmi diluncurkan pada 28 September 2025.

Sebanyak 21 penulis terlibat dalam proyek ini, terdiri dari 17 kader aktif dan 4 alumni HMI. Buku tersebut juga mendapat sambutan dari tokoh-tokoh nasional seperti Ida Ismail (Pendiri Kohati), Hanifa Hussein (Dewan Penasehat ForHati), dan Bety Epsilon Idros (Komisioner KPU-RI).

Bagi Fauzia, karya ini bukan sekadar buku, melainkan bentuk kontribusi nyata perempuan muda terhadap bangsa. “Kalau perempuannya kuat, negaranya juga kuat. Kami ingin perempuan sadar bahwa mereka bukan penonton dalam pembangunan, tetapi sutradara perubahan,” ucapnya mantap.

Dengan semangat Perempuan Berdaya Membangun Generasi Dikdaya, Kohati HMI Cabang Bogor ingin menegaskan bahwa masa depan Indonesia Emas hanya bisa terwujud jika perempuan diberdayakan sepenuhnya karena dari tangan perempuan yang berdaya, akan lahir generasi yang tangguh, cerdas, dan siap membawa bangsa ini menuju peradaban yang lebih maju. (Tr-76)

Tags: Himpunan Mahasiswa IslamHMIKohati HMIKohati HMI Cabang Bogor

Related Posts

Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Ilustrasi--

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili bersama Kepala BPK Gorontalo pada pelaksanaan penyerahan LHP kepatuhan atas pengelolaan belanja daerah tahun anggaran 2024 dan 2025, Selasa (13/1). (Foto – Ryan/Diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Wednesday, 14 January 2026
KABINET BARU - Gubernur Gusnar Ismail menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo, Senin (12/1). (foto: haris/diskominfotik)

Enam OPD Pemprov Lowong, Gusnar Rombak Kabinet, 25 Pejabat Dilantik

Tuesday, 13 January 2026
MAKIN AKRAB - Pertemuan dua politisi Gorontalo, Rusli Habibie dan Adhan Dambea, Jumat (9/1). Keduanya saling support, Rusli bahkan meminta fraksi Golkar DPRD untuk mendukung program Wali Kota Adhan Dambea. (foto: dok)

Rusli: Golkar Wajib Dukung Program Adhan

Monday, 12 January 2026
Next Post
BELAJAR JURNALISTIK-Siswa SMAN 4 Gorontalo antusias mengikuti pelatihan jurnalistik dengan materi yang disampaikan langsung Pimred Gorontalo Jitro Paputungan, di Graha Pena Gorontalo, Kamis (16/10). (foto: dok/sman4 gorontalo)

Siswa SMAN 4 Gorontalo 'Geruduk' Graha Pena Gorontalo, Perkuat Literasi, Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Lodrik Dantene Kepala Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato. Saat di wawancarai

Ekonomi Masyarakat Desa Londoun Meningkat, Tenaga Kerja Banyak Diserap PT BJA

Wednesday, 21 February 2024

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.