logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Headline

Kisah Ka Opi, Tuna Rungu yang Lolos PPPK Paruh Waktu di Kota Gorontalo, Terima Kasih Pak Wali so Boleh Pake Korpri

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 3 October 2025
in Headline
0
JADI PPPK - Sofyan Djusuf alias Ka Opi mengenakan batik Korpri dan sepeda tuanya di SD Negeri 6 Kota Barat, Kota Gorontalo, Rabu (1/10).

JADI PPPK - Sofyan Djusuf alias Ka Opi mengenakan batik Korpri dan sepeda tuanya di SD Negeri 6 Kota Barat, Kota Gorontalo, Rabu (1/10).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

SUARA adzan terdengar, memecah kesunyian subuh. Ayam berkokok saling bergantian menandakan sang fajar telah tiba. Suara-suara itu, menambah semangat seorang pria yang tinggal di pinggiran Kota Gorontalo yang telah lama menanti perubahan status pekerjaan.

 

Laporan:
Rendi Wardani Fathan – Kota Gorontalo

 

Related Post

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Sofyan Djusuf, nama pria tersebut. Dia satu dari 1.821 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo yang terhitung mulai 1 Oktober 2025 menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.

Perubahan status ribuan pegawai ini, tak lepas dari perjuangan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Sebelumnya mereka terancam dirumahkan, karena tidak masuk dalam daftar pegawai honorer yang dialihkan ke PPPK.

Wali Kota Adhan Dambea ngotot tidak ada yang boleh dirumahkan, termasuk Ka Opi, sapaan akrab Sofyan Djusuf. Ka Opi sudah 20 tahun sebagai honorer, ia bertugas sebagai penjaga SD Negeri 6 Kota Barat.

Bagi Adhan, pekerjaan Ka Opi termasuk strategis, dan tak kalah mulia dengan guru dan tenaga kependidikan lainya, karena memastikan fasilitas pendidikan tetap terjaga dan berfungsi sebagaimana mestinya. Awalnya, Ka Opi hanyalah tukang bangunan.

Bertahun-tahun dia menggeluti pekerjaan itu, hingga pada akhirnya dia bersama rekannya mendapat pekerjaan pembangunan gedung SDN 6 Kota Barat. Usai pekerjaan proyek renovasi, Kepsek mengajaknya untuk bekerja menjaga sekolah, karena dinilai rajin.

Rosni Mohi, guru SDN 6 Kota Barat, Kamis (2/10) mengatakan, seluruh tugas yang diberikan diselesaikan dengan penuh rasa tanggung jawab oleh Ka Opi, meski memiliki kekurangan fisik, yakni tuna rungu.

Tak heran, Kepsek berupaya agar ia diangkat sebagai honorer dengan SK resmi. “Sekolah selalu bersih, kalau ada siswa sakit, beliau yang mengantarkan ke rumah. Intinya dedikasi Ka Opi untuk sekolah ini sangat tinggi,” ujar Rosni.

Bahkan, lanjut Rosni, setiap kegiatan pemerintahan di kantor wali kota maupun di tempat lain, Ka Opi selalu hadir, meski harus mengayuh sepeda, kenderaan yang dimilikinya sejak menjadi siswa di Madrasah Aliyah Negeri.

Termasuk, saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025, yang menjadi hari yang dinanti-nanti bagi ribuan honorer Pemkot Gorontalo. Karena per 1 Oktober, status kepegawaianya berubah. Ka Opi, kini resmi bisa menggunakan kemeja Korpri, potret yang selama ini hanya bisa dia lihat dikenakan para PNS.

Tak heran usai upacara, mereka merayakan dengan penuh suka cita. Tapi tidak dengan Ka Opi, dia langsung mencari sepedanya untuk kembali ke sekolah hanya demi menjaga sekolah aman dan bersih. Putra kedua dari empat bersaudara, yang lahir pada 4 Mei 1978 ini berasal dari Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Namun, sejak menjadi penjaga sekolah, Ka Opi tak lagi balik ke rumahnya. Dia menempati salah satu ruangan sekolah sebagai tempat tinggalnya. Dia juga belum memiliki pasangan atau belum menikah. Selama ini kata dia, gajinya hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Maklum, pada 2005 gaji seorang honorer hanya Rp 150 ribu perbulan. “Cukup, karena saya tidak merokok. Alhamdulillah, tiga tahun kemudian gaji saya naik,” ungkap Ka Opi.

Wawancara dengan Ka Opi terasa istimewa, tidak seperti wawancara dengan nara sumber pada umumnya, sebagai penyitas disabilitas tuna rungu, wawancara dilakukan dengan terlebih dahulu menuliskan di atas kertas, dibacanya, kemudian dijawab.

Ka Opi pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea yang sudah memperjuangkan nasibnya dari tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu. “Terima kasih pak wali, soboleh pake Kopri,” tutup Opi.

Kisah Ka Opi patut menjadi motivasi bagi honorer yang tak memenuhi syarat (TMS) untuk dialihkan menjadi PPPK paruh waktu. Di balik setiap sabar dan ikhlas, pasti ada hikmah, jika kita bersungguh-sungguh menjalankan tugas dan tanggung jawab. (*)

Tags: Kisah Ka OpiKota Gorontalopemkot gorontaloPPPK Paruh WaktuSofyan Djusuf

Related Posts

Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Ilustrasi--

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili bersama Kepala BPK Gorontalo pada pelaksanaan penyerahan LHP kepatuhan atas pengelolaan belanja daerah tahun anggaran 2024 dan 2025, Selasa (13/1). (Foto – Ryan/Diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Wednesday, 14 January 2026
KABINET BARU - Gubernur Gusnar Ismail menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo, Senin (12/1). (foto: haris/diskominfotik)

Enam OPD Pemprov Lowong, Gusnar Rombak Kabinet, 25 Pejabat Dilantik

Tuesday, 13 January 2026
MAKIN AKRAB - Pertemuan dua politisi Gorontalo, Rusli Habibie dan Adhan Dambea, Jumat (9/1). Keduanya saling support, Rusli bahkan meminta fraksi Golkar DPRD untuk mendukung program Wali Kota Adhan Dambea. (foto: dok)

Rusli: Golkar Wajib Dukung Program Adhan

Monday, 12 January 2026
Next Post
Pertemuan antara Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, PT Pabrik Gula (PG) Gorontalo, APTRI, dan jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (2/10/2025). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Perubahan Harga Tebu Tidak Sesuai Survei, Pabrik Gula Klaim Sangat Dirugikan

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Saturday, 20 December 2025
Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

Wednesday, 14 January 2026

Pos Populer

  • Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

    BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Excapator dan Ratusan Alat PETI Diamankan, Hasil Operasi Tim Gabungan Selama Enam Hari, Forkopimda Segera Lakukan Evaluasi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Bupati-Bupati Kita

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.