logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Mata Jitu

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 8 April 2025
in Disway
0
Persiapan naik pick up menuju Air Terjun --

Persiapan naik pick up menuju Air Terjun --

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

KOMENTAR perusuh Heru Santoso kemarin benar. Tapi telat. Seharusnya ia berkomentar sebulan lalu. Agar saya tidak perlu ke Pulau Moyo.

Tentu saya sama dengan Bung Heru: ke Pulau Moyo lantaran ikut langkah Lady Di dan Mick Jagger.

Related Post

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Reflek Radjimin

Tidak juga. Kalau napak tilas seharusnya satu minggu di pulau itu. Bukan satu malam. Di bulan puasa pula.

Sebenarnya saya juga ingin satu minggu. Juga ingin tinggal di hotelnya Lady Di: Amanwana. Tapi ”hotel itu penuh”. Tidak bisa menerima tamu lagi. Ternyata sebenarnya tidak penuh. Hotel itu lagi direnovasi. Tidak menerima tamu.

Kalau bisa seminggu di Amanwana tentu menyenangkan. Apalagi sekeluarga. Yang tidak menyenangkan adalah ketika akan pulang. Tagihannya pasti tak terpermanai. Apalagi kalau dalam seminggu itu ikut program hotel: salah satunya ternyata berenang dengan ikan hiu di laut di dekatnya.

Intinya: tetap saja kami ke Pulau Moyo. Biarlah tidak menyenangkan. Bagi wartawan tidak menyenangkan itu bagian dari perjalanan hidup.

“Adanya rumah penduduk. Bisa tidur di homestay. Banyak turis dari Jakarta tinggal di rumah penduduk” ujar yang mengatur perjalanan kami. Maka kami pun siap dengan keadaan yang seadanya.

Seandainya kami tinggal di Amanwana, perjalanan speed boat dari kota Sumbawa Besar hanya satu jam. Hotel itu punya dermaga sendiri. Lokasinya di pinggir pantai Moyo yang menghadap ke barat. Sisi kanan hotel hutan. Sisi kirinya hutan. Pun bagian belakang hotel: hutan. Hotel ini dikelilingi hutan lindung. Hanya depannya yang laut.

Inilah hotel di tengah hutan. Mungkin justru tidak punya tetangga itulah yang diinginkan orang seperti Lady Di. Apalagi kala itu belum ada handphone. Juga tidak dipasangsi televisi.

Kamar-kamar Amanwana terbuat dari tenda. Tenda bintang lima. Satu kamar satu tenda. Berjauhan. Ada 17 tenda di situ.

Speed boat kami hanya melewati perairan depan Amanwana. Kami hanya bisa memandangnya dari laut. Kami masih harus terus melaju ke arah yang lebih jauh. Masih 45 menit lagi. Menyusuri pantai Pulau Moyo. Sepanjang perjalanan itu yang terlihat hanya hutan.

Di pulau ini memang hanya ada dua kampung. Berjauhan yang amat jauh. Satu di pantai yang menghadap ke utara. Satunya lagi di pantai yang menghadap ke selatan. Berbelakangan. Dipisahkan hutan lindung.

Di desa yang saya tuju ada dermaga beton. Di sebelah dermaga ada penginapan seperti losmen. Dari kayu. Seperti barak. Kami bermalam di situ. Airnya payau.

Acara kami hari itu tunggal: ke tengah hutan. Ada air terjun di situ: air terjun Mata Jitu.

Sejak sebelum berangkat kami sudah diberi tahu: kendaraan ke air terjun adalah ojek. Sepeda motor. Jalannya sempit. Jalan hutan. Licin. Meliuk. Naik turun.

Ternyata kami dapat kendaraan istimewa: Mitsubishi Colt L300 yang sudah diubah menjadi odong-odong. Bak belakangnya diisi dingklik-dingklik. Nenek tidak ikut ke air terjun. Jaga tas. Dia takut jalan ke air terjun terlalu sulit untuk lututnyi.

Ternyata mobil jenis itu bisa lewat. Harus hati-hati. Banyak cabang pohon mengenai penumpang odong-odong. Kepala harus dijaga.

Banyak pula turis bule datang ke Mata Jitu. Lebih 10 orang. Mereka naik ojek.

Penghuni Amanwana pun punya agenda ke Mata Jitu. Juga pakai ojek –dari arah yang berbeda.

Istimewa?

Harus saya akui: istimewa. Inilah air terjun terbaik di seluruh Indonesia. Saya sudah banyak melihat air terjun –siapa tahu bisa untuk pembangkit listrik tenaga air. Tidak ada yang seindah Mata Jitu.

Tentu jangan bandingkan dengan Niagara –milik bersama Amerika dan Kanada. Tidak sampai sepersepuluhnya. Tapi bagaimana pun di tengah hutan lindung Pulau Moyo ada air terjun seindah itu.

Kalau saja tidak sedang puasa tentu cucu-cucu terjun ke kolam di bawah air terjun itu.

Ada tiga bendungan kecil yang menciptakan tiga kolam besar. Terlihat tujuh bule mandi dan bercanda di kolam air terjun ini.

Seindah-indahnya Mata Jitu, kami hanya satu jam di situ. Takut keburu azan Magrib. Kami sudah siap dengan menu buka puasa seadanya. Kami tahu desa ini begitu terpencil.

Ternyata kami semua bahagia: mendapat menu lokal yang tidak kami duga. Ikan tongkol disayur seperti pindang. Lalu sayur terong dimasak asam-asam. Ada pula ikan kembung bakar dan sambal. Inilah salah satu menu terlezat sepanjang bulan puasa. Apalagi ote-otenya: istimewa. Jadi rebutan.

Saking enaknya sore itu kami sampai berpesan: untuk makan sahur minta menu yang sama. Jangan lupa: ote-otenya diperbanyak. Dua kali lipatnya. Itulah sahur terakhir di bulan puasa lalu.

Masakan Sumbawa?

Benar. Tapi sudah dimodifikasi. Sudah tercampur dengan selera Bima. Penduduk desa ini 100 persen suku Bima –kota di bagian timur Pulau Sumbawa. Bahasa mereka pun bahasa Bima.

Setidaknya kami lega: sudah pernah ke Pulau Moyo. Cucu-cucu harus lebih banyak melihat Indonesia apa adanya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Next Post
Bonus Voucher Cashback hingga 10juta

Bonus Voucher Cashback hingga 10juta

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.