logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Sengketa Pilwako Gorontalo, KPU Kota : Yang Dibatalkan Legalisir, Bukan Ijazah

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 24 January 2025
in Headline
0
Yakob Abdul Rahmad Mahmud selaku kuasa hukum Termohon saat membacakan keterangan pada sidang Perkara Nomor 40/PHPU.WAKO-XXIII/2025 Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Walikota Kota Gorontalo, pada Jumat (24/1) di Ruang Sidang Panel 3 MK. (Foto : bayu/humas-mkri)

Yakob Abdul Rahmad Mahmud selaku kuasa hukum Termohon saat membacakan keterangan pada sidang Perkara Nomor 40/PHPU.WAKO-XXIII/2025 Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Walikota Kota Gorontalo, pada Jumat (24/1) di Ruang Sidang Panel 3 MK. (Foto : bayu/humas-mkri)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota Gorontalo 2024 (PHPU Wali Kota Gorontalo) pada Jumat (24/1) di Ruang Sidang Panel 3. Perkara Nomor 40/PHPU.WAKO-XXIII/2025 diajukan pasangan calon nomor urut 4, Ryan Fahrichsan Kono dan Charles Budi Doku.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat, KPU Kota Gorontalo sebagai termohon yang diwakili penasehat hukum, Yakob Abul Rahmad Mahmud.

Dalam kesempatan itu, Yakob menyatakan, legal standing Ryan-Budi dalam perkara perselisihan hasil Pilkada tidak tercapai, lantaran selisih suara antara pihak terkait, yakni pasangan Adhan Dambea- Indra Gobel, dengan Ryan-Budi terpaut jauh, yakni 13,69 persen, jauh dari angka ambang batas 2 persen.

Pun begitu kata Yakob, dalam rekapitulasi disemua tingkatan, yakni pada 276 TPS, hingga tingkat Kecamatan dan Kota, seluruh saksi pasangan calon menandatangani berita acara, tanpa ada keberatan. Majelis hakim kemudian meminta Yakob untuk menjawab pokok perkara, yakni terkait ijazah calon walikota Adhan Dambea yang dipersoalkan.

Related Post

MUI Desak RI Keluar dari BoP, Kecam Serangan Amerika-Israel ke Iran

THR Tunggu Presiden Pulang, Menkeu Sebut Presiden yang Umumkan

Cetak Sawah, Kejar Target Butuh 160 Ekskavator

THR PPPK-PW, Dana Cukup, Pemda Boleh Cairkan

Pemohon sebelumnya, mempersoalkan ijazah Adhan Dambea, karena pada Pilkada Kota Gorontalo tahun 2013, KPU pernah membatalkan pencalonan Adhan gara-gara ijazah. Yakob mengutaikan, KPU telah melaksanakan klarifikasi ijazah sebagaimana ketentuan Undang-undang, dan itu tidak bermasalah.

“Pada 3 September 2024, Pemohon bersama Bawaslu Kota Gorontalo telah melakukan klarifikasi terkait ijazah Pihak Terkait. Namun, dalam persidangan pendahuluan yang berlangsung pada 14 Januari 2024, Majelis Hakim meminta Termohon untuk menghadirkan fakta-fakta sehubungan dengan putusan PTUN. Sebagai respons, Termohon mengajukan bukti T-9 hingga T-14, yang menunjukkan bahwa Pemohon telah menyertakan dalil yang tidak benar dalam permohonannya,” sebut Yakob.

Setelah ditelusuri, Yakob melanjutkan, KPU ternyata menemukan bahwa pihak Ryan-Budi, menambahkan amar putusan yang tidak terdapat dalam putusan perkara sebelumnya.

Penambahan tersebut didasarkan pada fotokopi SKT yang legalisirnya dibatalkan sepihak oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo. “Kami akan sampaikan amar yang benar sebagai bentuk kritik terhadap amar putusan yang diubah secara sepihak oleh pemohon,”ujarnya.

Kata Yakob, berdasarkan penelusuran hukum, yang menyebabkan batalnya SK KPU ditahun 2013, adalah legalisir yang dimasukan oleh Adhan Dambea, sebagai syarat pencalonan Walikota Gorontalo di tahun 2013, ditarik oleh pejabat negara yang melegalisir sebelumnya, dengan alasan lembaga yang berwenang melegalisir adalah lembaga lainya.

“Sehingga SK KPU menurut putusan hukum a qou tidak dapat dipertahankan. Itu tahun 2013,”jelasnya. Dengan begitu, Yakob menegaskan, sesuai putusan-putusan hukum yang mereka peroleh itu, jelas, jika yang dibatalkan adalah legalisir, bukan ijazahnya.

“Bukan ijazahnya, tetapi legalisirnya yang ditarik. Itu setelah kami mencari putusan-putusan perkara itu,”ungkap Yakob. Jawaban yang disampaikan Yakob ditanggapi hakim konsitusi Arif Hidayat, yang menyebut harusnya tidak ada masalah jika fakta hukum terkait ijazah seperti yang disampaikan termohon.

“Jadi oleh karena itu, tidak ada masalah ya ?,”ujar hakim Arif Hidayat. “Ia harusnya tidak ada masalah, dengan PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) yang ada juga,”timpal Yakob.

Dalam PKPU nomor 8 tahun 2024 tentang pencalonan kepala dan wakil kepala daerah, syarat pendidikan yang dipersyaratkan adalah berpendidikan minimal sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).

Lebih lanjut Yakob mengatakan, di Gorontalo telah menjadi rahasia umum, jika pihak terkait, yakni Adhan Dambea berulang kali mengikuti kontestasi Pilkada, dan tidak dipersoalkan selama ini. Seperti kata dia, menjadi calon Wakil Gubernur Gorontalo pada tahun 2016, dan tahun 2018 sebagai calon Walikota Gorontalo.

“Dimana dokumen ijazah yang digunakan adalah dokumen ijazah yang sama, yang dimasukan sebagai syarat calon walikota Gorontalo tahun 2024. Sehingga dengan fakta-fakta itu clear yang mulia, tidak ada persoalan dengan ijazah,”tandasnya.

Sementara itu, pihak terkait Adhan Dambea dan Indra Gobel yang diwakili Apriyanto Nusa menerangkan pemohon dalam permohonannya telah menambahkan isi amar putusan berupa kalimat : “Yang hanya didasarkan atas foto copy SKT an. Adhan Dambea yang legalisirnya telah dibatalkan secara sepihak oleh Kepala Diknas Kabupaten Gorontalo”.

Padahal terhadap kalimat tersebut tidak terdapat dalam amar putusan. Tindakan Pemohon tersebut, merupakan upaya untuk mengelabui Mahkamah dalam mencari kebenaran hukum. Menurut Pihak Terkait, hal tersebut tidak patut dilakukan.

“Amar putusan yang asli sesuai dengan Salinan dan sudah disampaikan Yang Mulia. Ada 05 dan 06, putusan PTUN Manado. Ada kecenderungan Pemohon ini memanipulasi amar putusan yang tidak sesuai dengan Salinan putusan nomor 5 dan 6,” terang Apriyanto.

Dalam petitum, termohon meminta MK mengabulkan sksepsi termohon untuk seluruhnya, dan menyatakan permohonan pemohon ditolak seluruhnya. (tro)

Tags: KPU Kota GorontaloMahkamah KonstitusiPHPU Wali Kota GorontaloSengketa Pilwako Gorontalo

Related Posts

Logo Majelis Ulama Indonesia

MUI Desak RI Keluar dari BoP, Kecam Serangan Amerika-Israel ke Iran

Monday, 2 March 2026
Purbaya

THR Tunggu Presiden Pulang, Menkeu Sebut Presiden yang Umumkan

Friday, 27 February 2026
CETAK SAWAH: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau proyek cetak sawah di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Kamis (26/2). (foto: mila/diskominfotik)

Cetak Sawah, Kejar Target Butuh 160 Ekskavator

Friday, 27 February 2026
Ilustrasi--

THR PPPK-PW, Dana Cukup, Pemda Boleh Cairkan

Thursday, 26 February 2026
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menandatangani komitmen bersama peningkatan mutu pendidikan Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel Aston, Rabu, (25/2). (Foto – Fadly/Diskominfotik).

Wagub Idah Syahidah Hadiri Rapat Konsolidasi Daerah Dikdasmen tahun 2026

Thursday, 26 February 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah, serta unsur forkopimda, bersama masyarakat pada refleksi satu tahun pemerintahan Gusnar-Idah di Hulondhalo Ballroom, Kota Gorontalo, Selasa (24/2). (foto: dok-diskominfotik)

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah RH

Wednesday, 25 February 2026
Next Post
Penandatanganan kerja sama Polda Sultra dan Pertamina terkait pembelian BBM dan Pelumas tahun 2025, berlangsung di Kendari, Kamis (23/1). (foto : dok / pertamina)

Pertamina-Polda Sultra, Kerjasama Pembelian BBM dan Pelumas

Rekomendasi

PK Ormawa dan P2MW Jadi Senjata FSB UNG Kejar Prestasi Nasional

PK Ormawa dan P2MW Jadi Senjata FSB UNG Kejar Prestasi Nasional

Monday, 2 March 2026
Logo Majelis Ulama Indonesia

MUI Desak RI Keluar dari BoP, Kecam Serangan Amerika-Israel ke Iran

Monday, 2 March 2026
Basri Amin

Jejak “Islam Gorontalo” di Nusantara

Monday, 2 March 2026
Truk odol saat diamankan petugas karena melanggar ketentuan angkutan barang.

Kapolda Gorontalo Amankan Truk ODOL, Cegah Potensi Kecelakaan dan Kerusakan Infrastruktur

Monday, 2 March 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi--

    Kasus PETI Saripi Jadi ‘Bola Pingpong’, Berkas Perkara Dikembalikan Kejati ke Polda

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • THR PPPK-PW, Dana Cukup, Pemda Boleh Cairkan

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Adhan Ancam Tinggalkan Gerindra, Terkait BSG Sesalkan Fraksi di Deprov Tak ‘Bertaji’

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • THR Tunggu Presiden Pulang, Menkeu Sebut Presiden yang Umumkan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.