logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bendera Putih

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 21 July 2021
in Disway
0
Bendera Putih
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Doa Mahjong

Anggota Istimewa

Virgo Tua

William Paputungan

Oleh:
Dahlan Iskan

—-

BENDERA putih berkibar di mana-mana. Di Kuala Lumpur, Malaysia. Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pun marah. “Tengoklah ke lapangan. Dapur umum cukup,” ujar Muhyiddin Kamis lalu. “Janganlah kibarkan bendera putih. Bendera biru, boleh,” tambahnya.

Bendera biru adalah bendera partai oposisi Pakatan Harapan. Yang dulu dipimpin Mahathir Muhamad dan Muhyidin sendiri. Muhyidin lantas melakukan kudeta. Lalu mendirikan Pakatan sendiri. Lalu operasi jantung. Lalu menjadi perdana menteri.

Netizen lebih marah lagi: balik menyerang sang perdana menteri. Sang pemimpin dianggap tidak peka melihat kenyataan di lapangan. Apa yang dilakukan pemerintah sekarang ini, kata mereka, hanya ibarat menempelkan koyok untuk orang sakit kanker.

Belakangan ini memang ada yang khas di Malaysia –di masa puncak pandemi ini. Banyak rumah di sana yang menaikkan bendera putih. Itu sebagai tanda bahwa rumah tersebut tidak mampu lagi membeli kebutuhan hidup dasar mereka: bahan pangan. Kian lama kian banyak saja bendera putih berkibar.

Perdana menteri begitu malunya. Sampai harus marah. Apalagi posisi politiknya memang lagi goyah. Anggota penting di pakatannya, UMNO, tidak percaya lagi padanya.

Saya pun menghubungi teman di Kuala Lumpur: apakah benar banyak bendera putih berkibar di sana. Saya minta agar dia –seorang perempuan– keliling kota: apakah bisa melihat sendiri banyak bendera putih berkibar. Dia pun keliling kota. Dia bikin video. Jelaslah banyak bendera putih berkibar. Memang tidak sampai masif, tapi juga bukan berita bohong.

Ide bendera putih itu, ternyata, datang dari seorang emak di sana. Namanyi: NikFaizahNik Othman. Biasa dipanggil KakJah. Dia bukan sembarang emak. Dia pengusaha di bidang otomotif dan bahan bakar. Belakangan KakJah jadi politikus dari Pakatan Harapan.

Suatu hari KakJah ingin membantu masyarakat yang jadi korban PPKM. Tapi dia sulit memilih mana yang benar-benar memerlukan bantuan. Maka KakJah mem-posting ide bendera putih itu di medsos.

“Saya kaget. Dalam satu malam muncul 20.000 tanggapan,” katanyi di The Star Malaysia.

Ide KakJah itu pun menginspirasi banyak orang. Cepat sekali berkembang menjadi gerakan bendera putih. Kalau semula hanya di Kelantan –daerah asal KakJah– cepat menjalar ke seantero negeri. Pun sampai ke ibu kota –mencucuk hidung perdana menteri.

Segi positif lainnya: gerakan itu bisa menjadi gerakan gotong royong. Terbukti muncul hastag yang populer di sana #rakyatjagarakyat.

Kamis lalu, Muhyidin pun turba. Ia meninjau salah satu dapur umum di Putrajaya. Di situlah Muhyidin membuat pernyataan yang mengecam gerakan bendera putih. “Makanan cukup sekali,” katanya.

Ide KakJah itu memang memudahkan bagi yang ingin membantu. Agar tepat sasaran. Tapi banyak juga yang sebenarnya ingin mengibarkan bendera putih tapi malu. Yang membuat Muhyidin kian berang adalah ”penumpang gelap” di gerakan bendera putih itu. Yakni munculnya gerakan bendera hitam.

Intinya: siapa yang menginginkan perdana menteri mundur kibarkanlah bendera hitam. Ada juga yang mengkritisi gerakan bendera putih. “Itu mengajarkan masyarakat mudah menyerah,” kata mereka.

KakJah tidak setuju dengan kritik itu. Dia melahirkan ide tersebut secara spontan. Yakni ketika KakJah membaca berita kian banyak saja orang mati bunuh diri. Yang ingin dia tolong bukan saja yang kesulitan makanan tapi juga yang merasa depresi. KakJah juga tidak setuju bendera putih dianggap sebagai lambang menyerah.

“Sekarang ini semua warna sudah identik dengan partai tertentu. Tinggal warna putih yang belum,” katanyi.

Apakah krisis Covid di Malaysia lebih parah dari di Indonesia? “Kurang lebih sama beratnya,” ujar seorang pengusaha Indonesia yang sering ke Kuala Lumpur –karena istri keduanya wanita Malaysia.

Ia sangat tahu keadaan Indonesia dan Malaysia. Saya pernah diajak ke rumahnya yang megah di Kuala Kumpur. Saya dijemput mobil Rolls-Royce-nya. Tapi, rasanya, ia terlalu membela negeri istri mudanya.

Harusnya krisis Covid di Malaysia lebih parah dari Indonesia. Di sana krisis Covid bercampur dengan krisis politik. Apa yang terjadi di politik kita antara 2000 sampai 2004 sedang terjadi di sana. Sampai-sampai saya melihat ada video yang diviralkan seorang emak selama 30 menit. Isinya memaki-maki politisi.

“Rakyat sudah tidak bisa makan masih saja tiap hari bicara rebutan kursi,” begitu intinya. Kita bersyukur tidak ada rebutan kursi di sini. Baru ancang-ancang. Dan masih malu-malu. Di sini, bahkan, justru ada yang rela menyerahkan kekuasaan mereka: anggota DPR itu. Demi lancarnya penanganan Covid–dan terbukti, kata mereka, Covid terkendali. (*)

Tags: Bendera PutihCatatan DahlanDahlan IskanDisway

Related Posts

Doa Mahjong

Doa Mahjong

Monday, 21 September 2026
Anggota Istimewa

Anggota Istimewa

Saturday, 19 September 2026
Virgo Tua

Virgo Tua

Saturday, 19 September 2026
William Paputungan

William Paputungan

Friday, 18 September 2026
Purbaya DJuamputh

Purbaya DJuamputh

Thursday, 17 September 2026
Teknokrat Plus

Teknokrat Plus

Wednesday, 16 September 2026
Next Post
Home Servis AHASS, Servis Motor di Rumah Saja

Home Servis AHASS, Servis Motor di Rumah Saja

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Diikuti Dua Calon Ketua, Musprov Kadin Bakal Sengit

Diikuti Dua Calon Ketua, Musprov Kadin Bakal Sengit

Monday, 21 September 2026
Kemenhaj Perkuat Barisan Humas, Satu Visi dan Satu Narasi hingga Daerah

Kemenhaj Perkuat Barisan Humas, Satu Visi dan Satu Narasi hingga Daerah

Monday, 21 September 2026
KPK Sita Ratusan Juta, Bupati Bolmut Diciduk Bersama 13 Orang

KPK Sita Ratusan Juta, Bupati Bolmut Diciduk Bersama 13 Orang

Monday, 21 September 2026
Dosen UNG Teliti Kenyamanan Termal Rumah Adat Dulohupa untuk Rujukan Bangunan Tropis Hemat Energi

Dosen UNG Teliti Kenyamanan Termal Rumah Adat Dulohupa untuk Rujukan Bangunan Tropis Hemat Energi

Monday, 21 September 2026

Pos Populer

  • Dr. Funco Tanipu., ST., M.A

    Indrawati Gobel dan Ujian Politik NasDem Gorontalo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Diikuti Dua Calon Ketua, Musprov Kadin Bakal Sengit

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Oknum Mantri Bank di Pohuwato Tipu Puluhan Nasabah, Uang Rp 1 M Digondol! Digunakan Trading Crypto

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Investasi Smelter Emas Masuk Gorontalo

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Karhutla Di Lombongo, Nyaris Merambat ke Permukiman

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.