Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Untuk menjaga masa depan generasi muda dan menekan angka kenakalan remaja, Polres Gorontalo melaksanakan penyuluhan dan pembinaan kepada ratusan siswa SMA Negeri 1 Limboto, melalui program inovasi SABONGI (Sinergi Aparat Bersama Orang Tua dan Anak, Lindungi Generasi dari Kriminalitas).
Kegiatan itu dikemas dalam program Polisi Peduli Pendidikan (Polindik), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.I.K., yang dipusatkan di Aula SMAN 1 Limboto, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto.
Dikatakan AKBP Bagus Tri, program SABONGI merupakan inovasi Kepolisian, yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat, sekaligus mengantisipasi tindak pidana menonjol. Diantaranya, pengeroyokan, penganiayaan, pergaulan bebas, kekerasan seksual, hingga aksi perundungan (Bullying), yang marak terjadi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Berdasarkan analisa dan evaluasi Kamtibmas, kasus kekerasan seksual dan bullying di lingkungan pendidikan masih ditemukan, di mana korbannya rata-rata anak di bawah umur. Oleh karena itu, kami mengimbau pihak sekolah, siswa, dan orang tua untuk bersama-sama bersinergi mencegah hal tersebut. Jangan biarkan masa depan anak-anak kita rusak karena pergaulan yang salah,” tegasnya.
Selain membahas bahaya bullying, Alumnus Akpol 2005 ini pula turut menyoroti ancaman narkoba yang menjadi musuh besar bangsa. Dirinya memastikan Polres Gorontalo akan menindak tegas para pengedar narkoba, dan meminta para siswa membentengi diri agar tidak sekali-kali terjerumus menggunakan barang haram tersebut.
“Kami pun meminta agar para pelajar yang sudah cukup umur, agar menaati aturan lalu lintas, demi membangun kedisiplinan sejak dini serta menekan angka kecelakaan di kalangan remaja,” paparnya.
Guna memotivasi para siswa agar meraih kesuksesan di masa depan, Kapolres membagikan sejumlah tips penting. Diantaranya, rajin beribadah (Termasuk salat 5 waktu bagi Muslim), taat dan tidak membentak orang tua, mematuhi aturan sekolah, rajin belajar, serta aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga, kesenian, OSIS, Pramuka, maupun Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
“Kami dari Polres Gorontalo pula menyediakan layanan Call Center 110 sebagai hotline darurat gratis 24 jam untuk pelaporan kriminalitas atau gangguan keamanan. Kami pun dari Kepolisian sangat terbuka menerima setiap kritik dan saran, demi menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Gorontalo,” terangnya.
Melalui edukasi sejak dini ini, Polres Gorontalo berharap dapat meningkatkan kesadaran hukum para pelajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, kondusif, dan mampu melahirkan generasi emas yang berkarakter serta berprestasi tanpa terjerumus pada hal-hal negatif. (kif)














Discussion about this post